Luar Negeri
Ekspatriat Arab Saudi Keluhkan Tiket Pesawat Mahal
Biro perjalanan Arab Saudi menolak mengembalikan sebagian uang ekspatriat atau pekerja asing yang pulang ke negaranya dan kembali lagi.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Biro perjalanan Arab Saudi menolak mengembalikan sebagian uang ekspatriat atau pekerja asing yang pulang ke negaranya dan kembali lagi.
Arab Saudi telah mengizinkan dimulainya kembali sebagian penerbangan internasional.
Dimana operator pesawat telah menjalankan layanan terbatas untuk ekspatriat dengan persetujuan Kementerian Dalam Negeri untuk pulang.
Namun ada keluhan dari penumpang tentang mahalnya harga tiket penerbangan sekali jalan.
Mohammed Aslam Jameel, supervisor di sebuah biro perjalanan di Riyadh, mengatakan kepada Arab News:
“Harga tiket tidak semahal anggapan orang."
"Mereka dapat menganggapnya serupa dengan memesan tiket selama musim ramai. "
Dia mengatakan tiket sekali jalan umumnya selalu lebih mahal daripada tiket pulang pergi.
• Kasus Virus Corona Arab Saudi, 472 Kasus Baru dan 26 Kematian
“Faktanya, orang harus menghargai bahwa industri penerbangan dan perusahaan perjalanan telah mempertahankan tarif pada kisaran yang wajar, mengingat jeda enam bulan atas bisnis penerbangan," katanya.
Meskipun pemesanan sedang turun, perusahaan perjalanan Saudi mengharapkan kenaikan dalam bisnis jika penerbangan reguler kembali mendekati normal pada Januari 2021.
“Saat ini, dengan Saudi tidak diizinkan untuk bepergian ke luar Kerajaan, selain dalam kasus luar biasa dengan persetujuan pemerintah, kami tidak dapat mengharapkan ledakan liburan sampai pertengahan tahun depan,” kata Jameel.
• Diriyah Rayakan Hari Nasional Arab Saudi dengan Seni Budaya Interaktif
Feroz Khan, Wakil Presiden penjualan di Arab Saudi dan Bahrain untuk WebBeds, pemasok akomodasi terbesar kedua di dunia untuk industri perjalanan, mengatakan kepada Arab News:
“Dengan penangguhan penerbangan yang dicabut sebagian oleh Kerajaan, orang India sangat menantikan untuk melihat maskapai penerbangan yang mengoperasikan penerbangan masuk ke Arab Saudi dari India."
“Dengan orang-orang yang terlantar, ketersediaan penerbangan yang terbatas, dan pesawat berbadan kecil, permintaan diperkirakan akan sangat tinggi, sehingga mendorong harga tiket pesawat sampai batas tertentu."
“Namun secara praktis dan sesuai harga yang beredar di media sosial, saya melihat itu masih masuk akal meski lebih tinggi, mengingat sifat operasinya,” ujarnya.
• Aplikasi Online Umrah Arab Saudi Akan Menciptakan Bisnis Kompetitif, Jamaah Dapat Pesan Langsung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesawat-arab-saudi-di-bandara-riyadh.jpg)