Minggu, 10 Mei 2026

Garam Pidie Jaya

Petani di Pijay Mampu Hasilkan 1 Ton Garam Setiap Hari Melalui Sistem Geo Membran

Umumnya hasil produksi garam asal Pijay ini dipasarkan ke berbagai daerah oleh para agen penampung baik dari Pidie, Banda Aceh, Bireuen, Aceh Utara,

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/IDRIS ISMAIL
Seorang buruh tani garam memasukkan garam dalam karung di dapur Gampong Lancang Paru, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Senin (28/9/2020). 

Laporam Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Puluhan petani garam di kawasan pesisir Gampong Lancang Paru, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya (Pijay) mampu memproduksi garam 1 ton. Rata-rata harga tampung garam selama tiga bulan terakhir bertahan Rp 5.000/Kg

Sarlie (43) salah satu petani garam di Gampong Lancang Paru, Kecamatan Bandar Baru, Pijay, kepada Serambinews.com, Senin (28/9/2020) mengatakan, dalam tiga bulan terakhir para petani garam mampu menghasilkan produksi garam rata-rata 1 ton.

"Dengan harga tampung garam selama tiga bulan terakhir bertahan Rp 5.000/Kg maka omzet yang diperoleh saat ini dalam setiap hari yaitu Rp 5 juta," ujarnya.

Ayah Perkosa Anak Tiri Selama 3 Tahun, Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Korban

Kapolres Bener Meriah dan Istri Positif Covid-19, AKBP Siswoyo: Kita tidak Tahu Kapan dan dari Siapa

Pengumuman UD. Nurhayati

Dalam berbagai kondisi cuaca baik hujan maupun kemarau tidak memperngaruhi hasil produksi. Sebab, usaha pengembangan garam ini dilakukan secara penguapan atau penerapan sistim Geo Membran yang telah berjalan sejak 2018 lalu.

Umumnya hasil produksi garam asal Pijay ini dipasarkan ke berbagai daerah oleh para agen penampung baik dari Pidie, Banda Aceh, Bireuen, Aceh Utara, Meulaboh maupun para pedagang lokal.

Maka upaya pencapaian hasil produksi garam secara maksimal garam lokal selama hampir tiga tahun terakhir ini tidak terlepas lewat usaha pemberdayaan garam ala Geo Membran oleh pemerintah bagi masyarakat pesisir.

"Artinya, dengan upaya pengolahan garam ala Geo Membran bagi masyarakat pesisir ini telah memberikan manfaat yang sangat besar dalam pemberdayaan perekonomian bagi warga miskin," ungkpanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved