Jumat, 17 April 2026

Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Masyarakat Harus Waspada, BMKG: Jangan Panik

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengingatkan, agar pemerintah daerah beserta warga yang tinggal di wilayah selatan Pulau Jawa untuk terus meningkatkan kewa

Editor: Faisal Zamzami
IST
Ilustrasi tsunami 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengingatkan, agar pemerintah daerah beserta warga yang tinggal di wilayah selatan Pulau Jawa untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu menyusul potensi terjadinya tsunami hingga ketinggian 20 meter berdasarkan hasil kajian yang dilakukan tim peneliti Institut Teknologi Bandung ( ITB).

Learn more "Ada sembilan kabupaten-kota di jalur Pantai Selatan yang berpotensi terdampak manakala peristiwa tsunami itu terjadi.

Bahkan, sedikitnya 156 desa di wilayah Banyuwangi, Pacitan dan Trenggalek perlu mendapat perhatian khusus karena besarnya potensi ancaman tsunami tersebut," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2020).

Ia pun mengapresiasi langkah Pemprov Jawa Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur yang telah berinisiatif melakukan simulasi penanggulangan tsunami pada sembilan wilayah yang berada di selatan Jawa Timur.

Ia menekankan, upaya peningkatan kewaspadaan masyarakat harus terus dilakukan secara terus menerus.

Hal itu agar warga tidak lengah mengingat belum ada teknologi yang dapat memprediksi kapan tsunami terjadi.

Para pemerintah daerah di Pulau Jawa, imbuh Bamsoet, juga harus meningkatkan komunikasi dengan warga untuk terus mengingatkan mengenai hal ini.

"Kerahkan aparatur pemda untuk terus berdialog dengan warga. Dialog yang bertujuan membangunkan kewaspadaan itu menjadi langkah awal mitigasi bencana," ujarnya.

"Dari kewaspadaan dan pemahaman atas potensi ancaman, warga diharapkan sudah siap dan tidak panik ketika peristiwa tsunami benar-benar terjadi," imbuh Bamsoet.

Sebelumnya, hasil kajian atas potensi tsunami hingga ketinggian 20 meter telah mendapatkan banyak sorotan publik.

Kajian itu telah dipublikasikan di jurnal internasional Nature pada Kamis (17/9/2020) oleh tim peneliti dengan penulis pertama S Idiantoro dari Global Geophysics Reasearch Group ITB.

BMKG: Warga Harus Akhiri Kepanikan

 Kajian penelitian terbaru terkait potensi tsunami 20 meter di Selatan Jawa oleh peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi viral diperbincangkan, sehingga membuat panik dan cemas sebagian masyarakat.

Namun, Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), Dr Daryono menegaskan masyarakat jangan salah persepsi menyikapi kajian terbaru ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved