Breaking News
Jumat, 10 April 2026

51 Nelayan Aceh Timur Segera Dipulangkan dari di Thailand, Ini Nama-namanya

Pemulangan akan dilaksanakan menyesuaikan ketersediaan penerbangan internasional dari Bangkok ke Jakarta. Jadwal pemulangan tentatif, pada 1 Oktober

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, memperlihatkan surat dari Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, terkait pemulangan 51 nelayan Aceh Timur dari Thailand, Selasa (29/9/2020). 

51 Nelayan Aceh Timur Segera Dipulangkan dari di Thailand, Ini Nama-namanya

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 51 nelayan asal Aceh Timur yang selama ini menjalani hukuman penjara di Phang Ngah, Thailand, dijadwalkan akan pulang ke Tanah Air pada 1 Oktober 2020.

Ke-51 nelayan Aceh Timur itu ditangkap pada Januari 2020 lalu di perairan Andaman karena melanggar wilayah teritorial laut Thailand, sehingga dianggap mencuri ikan.

Saat ditangkap, keseluruhan ada 57 orang yang berasal dari tiga kapal. Enam di antaranya merupakan anak di bawah umur dan telah dipulangkan ke Aceh pada 16 Juli 2020 lalu.

Kini, setelah delapan tahun mendekam dalam penjara, ke-51 nelayan tersebut akhirnya dibebaskan setelah mendapatkan pengampunan (amnesti) dari Raja Thailand, Yang Mulia Raja Rama X.

Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam suratnya kepada Dinas Sosial Aceh menginformasikan, ke-51 nelayan Aceh itu saat ini dalam kondisi sehat dan telah berada di Pusat Detensi Imigrasi di Bangkok, bersiap-siap untuk pulang ke Tanah Air.

“Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Songkhla telah menyiapkan dokumen perjalanan ke-51 nelayan Aceh tersebut,” kata Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, kepada wartawan dalam konfrensi pers, Selasa (29/9/2020).

Presiden Jokowi Masuk Daftar 20 Tokoh Paling Dikagumi di Dunia 2020, Berikut Daftar Lengkapnya

Inilah Orang Pertama yang Membawa PKI Masuk Indonesia, Sosok Pemimpin Radikal Berpaham Marxisme

Anggota DPRA, Sulaiman Sorot Kinerja Sekda dan Kepala BPKA

“Pemulangan akan dilaksanakan menyesuaikan ketersediaan penerbangan internasional dari Bangkok ke Jakarta. Jadwal pemulangan tentatif, pada 1 Oktober 2020,” tambahnya.

Alhudri menambahkan, pemulangan dari Bangkok ke Jakarta itu difasilitasi oleh Kemenlu, selanjutnya dari Jakarta ke Aceh akan difasilitasi oleh Pemerintah Aceh.

“Nanti setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, mereka akan dibawa ke ke pusat karantina Pademangan untuk pemeriksaan swab. Kalau hasilnya negatif, akan langsung kita pulangkan ke Aceh,” jelasnya.

Berikut nama-nama nelayan asal Aceh yang akan dipulangkan pada 1 Oktober nanti.

Nama-nama awak kapal Perkasa Mahera dan Voltus: Munir, Endi Mulyadi, Azrizal, Dedi Puruatda, Firmansyah, Muhammad Munir, Musliadi, Musliadi, Rahmad Nanda, Musliadi, Rahmad Nanda, Musliadi, Feri Madona, Saleh Saputra.

Berikutnya, Saifullah, Hamdani, Zulkifli, Jumadi, Nuroin, Basri, Ibrahim, Mawar Efendi, Muhammad Jamiu, Khoironnisa, Ishak, Nurdin Hanafiah, Tarmizi, M Yunus Budiman, Muhammad Nasir, Junaidi, Muhammad Mirza, dan Sayed Khadafi.

Sejarah Orang Jawa ke Suriname, Berawal dari Dibawah Oleh Belanda hingga Jadi Negara Anggota OKI

VIDEO Mencari Jejak, Menggiring Gajah Liar ke Hutan Yang Kian Menyempit

Buntut Gajah Mati di Mila, Seorang Petani Terduga Pelaku Ditangkap, Dua Masuk DPO Polres Pidie

Sedangkan nama-nama awak kapal Tuah Sulthan yaitu: Saidan, Sofian, M Saidan, Basri, Amat/M Ramadhan, Jafaruddin, Idris J, Midi Muslim, M Nurwandi, Muchlis, Ikhwanuddin, Muhammad Saputra, Safuri, Faisal, Fakhrurrazi, Arus, Zulkifli, Rusli, Raifaksi, Hermanto, dan Razali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved