Senin, 4 Mei 2026

Kesehatan

Ketahui, Penyebab Sakit Kepala Sebelah, Mata Merah Hingga Hidung Berair

Apabila kita mengalami sakit kepala sebelah atau hanya di satu sisi, sebaiknya kita memeriksakan kondisi ke dokter.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
http://www.ocp.ae
Ilustrasi 

Apabila kita mengalami sakit kepala sebelah atau hanya di satu sisi, sebaiknya kita memeriksakan kondisi ke dokter.

SERAMBINEWS.COM - Penyakit sakit kepala bisa saja terjadi mendadak.

Sakit kepala bisa mengganggu rutinitas harian dan bisa menyerang siapa saja.

Maka, ada baiknya memerhatikan dengan cermat jenis sakit kepala apa yang kita rasakan. Sebab, penyebabnya juga bervariasi.

Apabila kita mengalami sakit kepala sebelah atau hanya di satu sisi, sebaiknya kita memeriksakan kondisi ke dokter.

Wali Kota Minta PDAM Tirta Daroy Cari Solusi Bangun Bendungan Karet, Atasi Masalah Kebutuhan Air

Alhamdulillah! 20 Pengusaha Keripik Pisang Bireuen Dapat Bantuan Menteri, Ini Jenis Bantuannya

VIDEO Update Kasus Covid-19 di Nagan Raya, 10 Orang Meninggal Dunia

Jenis sakit kepala sebelah tidak selalu sama, dan membutuhkan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum dilakukan pengobatan.

Menurut Emad Estemalik, seorang dokter spesialis, ada beberapa hal yang akan menjadi fokus dokter untuk mengidentifikasi penyebab sakit kepala sebelah pada pasien.

Pertama, apakah sakit kepala sebelah muncul secara tiba-tiba dan hilang, atau terjadi secara terus-menerus.

Lamanya sakit kepala sebelah berlangsung, juga bisa membantu dokter mendeteksi jenis sakit kepala sebelah yang kita rasakan.

Ada empat jenis sakit kepala sebelah, yakni:

1. Sakit kepala cluster (cluster headache)

Jenis sakit kepala ini lebih rentan menyerang pria. Cluster headache umumnya terjadi saat musim tertentu, berlangsung selama 15-180 menit.

Sakit kepala cluster adalah kondisi di mana terdapat nyeri parah di satu sisi kepala, disertai gejala seperti keluar cairan dari hidung, mata merah, atau berair.

Penderita sakit kepala ini bisa mengalami pemikiran untuk bunuh diri, karena itu banyak orang menyebutnya suicidal headaches.

2. Hemicrania continua

Hemicrania continua menyebabkan nyeri terus-menerus di satu sisi kepala jam dan serangan nyeri yang tiba-tiba.

Penderitanya akan mengalami pilek, dan bahkan mata berair.

3. Paroxysmal hemicrania

Sakit kepala paroxysmal hemicrania merupakan sakit kepala yang langka, dan biasanya ditemukan pada orang dewasa.

Mengatasinya Paroxysmal hemicrania hampir sama seperti hemicrania continua.

Bedanya, penderita akan mengalami rasa sakit yang lebih singkat -kurang dari 24 jam.

4. SUNCT dan SUNA

SUNCT merupakan singkatan dari short-lasting unilateral neuralgiform headache attacks with conjunctival injection and tearing.

Sementara itu, SUNA adalah kependekan short-lasting unilateral neuralgiform headache with cranial autonomic symptoms.

Dua jenis sakit kepala ini jarang ditemui, dan ditandai dengan nyeri kronis sedang hingga parah di satu sisi kepala.

Penderita SUNCT dan SUNA akan mengalami mata berair dan pilek.

Menurut Dr. Estemalik, kita perlu berkonsultasi dengan ahli saraf atau spesialis sakit kepala jika kita mengalami sakit kepala sebelah.

"Pemeriksaan menyeluruh sangat penting untuk perawatan yang tepat, dan pencitraan otak diperlukan guna mengetahui penyebab lainnya," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sakit Kepala Sebelah Bervariasi, Ada yang Bikin Penderitanya Bisa Punya Pemikiran Bunuh Diri,

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved