Senin, 4 Mei 2026

Pemilik Akun yang Hina Wapres Ma'ruf Amin Minta Maaf Usai Dilaporkan GP Ansor, Ini Kata Polisi

Foto Wakil Presiden Ma'aruf Amin disandingkan dengan bintang porno asal Jepang, Shigeo Tokuda alias kakek Sugiono.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN / ist
Screenshot postingan dugaan penghinaan Wakil Presiden RI, Selasa (29/9/2020). 

SERAMBINEWS.COM, TANJUNGBALAI - Dugaan kasus penghinaan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mendadak viral di Facebook.

Dugaan penghinaan itu diposting di Facebook dengan nama akun Oliver Leaman S.

Foto Wakil Presiden Ma'aruf Amin disandingkan dengan bintang porno asal Jepang, Shigeo Tokuda alias kakek Sugiono.

Postingan tersebut kini telah dilaporkan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke Polres Tanjungbalai.

Dari capture yang berhasil dihimpun Tribun Medan pada Selasa (29/9/2020), pemilik akun menuliskan caption sebagai berikut:

'Jangan kau jadikan dirimu seperti ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama.

Diusia senja banyaklah berbenah untuk ketenangan di alam barzah.

Selamat melaksanakan ibadah shalat Jumat,' tulis pengunggah.

Terkait laporan tersebut, Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Masih kita selidiki," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Medan melalui WhatsApp, Selasa (29/9/2020) sore.

Sementara berdasarkan hasil pantauan Tribun Medan terhadap akun medsos tersebut, pada tanggal 25 September 2020 pukul 11.54 WIB terposting kalimat permintaan maaf.

"Saya memohon maaf yang sebesar besarnya kepada keluarga besar Wakil Presiden RI KH Makruf Amin sekaligus Ketua MUI Pusat dan juga seluruh keluarga besar Ansor terkhusus Kota Tanjungbalai atas kesalahan dan kekhilafan saya tentang adanya indikasi penghinaan terhadap KH Makruf Amin atas postingan saya yang saya buat," tulis pemilik akun tersebut.

Diketahui pemilik akun tersebut juga merupakan seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai pada Pilkada tahun 2020.

Ketika dikonfirmasi perihal adanya dugaan penghinaan tersebut, Ketua KPU Tanjungbalai, Luhut Parlinggoman Siahaan mbenarkan adanya persoalan tersebut dan kasusnya telah selesai setelah pemilik akun menuliskan kalimat permintaan maaf.

"Sudah selesai dan pelaku sudah minta maaf," sebut Luhut.

KPK Khawatir Publik Curiga, Mahkamah Agung Sunat Lagi Hukuman Koruptor

King Salman Energy Park Arab Saudi Jadi Kota Industri Pertama di Dunia Raih Akreditasi Perak

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved