Update Corona di Aceh Utara
Selama September 2020, Ini Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal di RSU Cut Meutia
Pasien pertama yang dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara karena berstatus PDP adalah seorang wanita berusia 56 tahun itu.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
Pasien pertama yang dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara karena berstatus PDP adalah seorang wanita berusia 56 tahun itu.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON –Pasien reaktif dan positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Aceh Utara yang dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara sudah seratusan dari beberapa kabupaten/kota di Aceh.
Karena RSU Cut Meutia Aceh Utara termasuk satu dari 100 RS di Indonesia yang ditetapkan tahap pertama oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit rujukan pasien Corona pada awal Maret2020.
Dari seratusan pasien yang dirawat sejak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menetapkan wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia sebagai Bencana Nasional, pada 14 Maret 2020.Puluhan diantaranya sudah sembuh sudah diizinkan pulang, dan 18 diantaranya meninggal dunia.
• Pasien Reaktif dan Positif Covid-19 Membludak, Tersisa Satu Bed Lagi di RSU Cut Meutia Aceh Utara
• Termakan Informasi Sesat, Keluarga Ini Bongkar Makam Tetangga Lalu Potong Kepala Mayat Untuk Hal Ini
• Kondisi Terkini Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, Istri, dan 21 Warga Lainnya yang Positif Covid-19
Pasien pertama yang dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara karena berstatus PDP adalah seorang wanita berusia 56 tahun itu.
Pasien itu pertama kali datang ke RSUD Aceh Tamiang pada Rabu (18/3/2020) siang dengan gejala demam disertai batuk, sesak napas, dan nyeri tenggorokan.
“Sudah banyak yang sembuh dan mereka sudah diizinkan pulang ke rumahnya. Sedangkan yang meninggal secara keseluruhan 18 orang,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara Jalaluddin MKes kepada Serambinews.com, Selasa (29/9/2020).
Dari jumlah tersebut kata 12 diantaranya meninggal dalam September 2020. Pasien ke-12 yang meninggal adalah RD (59) asal Desa Birem Bayeun Kecamatan Birem Bayeun Aceh Timuryang meninggal pada Senin (28/9/2020) sekira pukul 06.30 WIB.
“Saat ini kita sedang merawat 16 pasien, mayoritas mereka positif covid. Sedangkan yang lainnya menunggu hasil swab,” pungkas Jalaluddin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/humas-rsucm-jalaluddin-skm-mkes.jpg)