Berita Banda Aceh
Disdik Aceh Persiapkan Lulusan SMA Tembus 10 PTN Unggulan
Kerja keras ini perlu melibatkan semua pihak," ujar Haji Nanda, sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Kerja keras ini perlu melibatkan semua pihak," ujar Haji Nanda, sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini.
Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pendidikan bermutu dan berdaya saing masih menjadi prioritas utama dunia pendidikan di Provinsi Aceh.
Itu sebabnya, Dinas Pendidikan Aceh terus berupaya secara mempersiapkan lulusan SMA di Provinsi ujung Barat Indonesia untuk bisa menembus 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) unggulan di tanah air.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD, MPA, Jum'at (2/10/2020), di Kota Subulussalam.
Dalam lawatannya ke Lintas Barat Selatan-Aceh, Kadisdik Aceh ini turut didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin, S.Pd, M.Pd.
• Heboh! Tiga Pasangan Nekad Pesta Seks di Rumah Kosong Selama 4 Hari, Begini Kronologis
• KMP Aceh Hebat, Sejarah Baru Transportasi Laut Aceh, Ini Rute Ketiga KMP Ini, 2 Lagi akan Launching
• Harga Cabai Merah ‘Mulai Pedas’
Rachmat Fitri memulai start di Kabupaten Aceh Selatan.
Di Kabupaten Aceh Selatan, Kadisdik Aceh meninjau kesiapan sekolah di beberapa SMA, seperti SMA Negeri 1 Pasie Raja, SMA Negeri 2 Kluet Utara, SMA Negeri Unggul Darussa'adah, Kluet Raya.
"Perlu kebersamaan untuk mewujudkan cita-cita mulia ini.
Kerja keras ini perlu melibatkan semua pihak," ujar Haji Nanda, sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini.
Menurut Kadisdik Aceh, ikhtiar mencapai kualitas lulusan SMA di Aceh agar berada pada derajat daya saing ditingkat nasional merupakan sebuah upaya yang mesti digerakkan secara sinergis.
"Sebab, kesuksesan kelulusan SMA di Aceh, bukan saja bertumpu pada parameter angka-angka prosentase kelulusan saja yang bisa dihasilkan sekolah, namun juga ditantang untuk mampu merebut peluang menembus jenjang pendidikan selanjutnya," ujarnya.
Masih kata Kadisdik, hakikat proses belajar mengajar di SMA/SMK untuk mempersiapkan siswa meniti pendidikan ke jenjang berikutnya di berbagai Universitas, seperti Universitas Indonesia, misalnya.
"Perlu inovasi untuk bisa mewujudkan bagaimana peserta didik kita benar-benar harus unggul menuju Universitas yang unggul di Tanah Air," katanya lagi.
Ia juga menyampaikan, pendidikan tidak boleh berhenti dalam kondisi apapun.