Kesehatan
Waspada, Sabun Mandi Jenis Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker, Anda Pakai?
Triclosan adalah bahan kimia yang bersifat keras, bahkan dalam sebuah penelitian dan disebut bisa memicu timbulnya kanker.
Tingkat kesembuhan penyakit ini juga rendah karena gejala awalnya sering tidak terdeteksi.
Kanker yang sulit dideteksi, karena gejalanya tidak dikenali atau alat pendeteksinya belum ada, bisa membuat diagnosis dan pengobatannya terlambat. Angka harapan hidupnya pun menjadi kecil.
Berikut adalah beberapa jenis kanker yang paling sering diderita pria dan sulit dideteksi:
1. Kanker paru
Meski kanker prostat lebih banyak diderita pria, tetapi kanker paru adalah pembunuh nomor satu pada kaum adam.
Hanya 16 persen kanker paru yang didiagnosis di stadium awal.
Sekali penyakit ini menyebar, sel-sel kanker akan makin agresif. Angka harapan hidup dalam 5 tahun hanya 4 persen.
Kanker paru sering baru disadari saat sudah di stadium akhir.
"Paru-paru berisi udara, sehingga bisa saja ada pertumbuhan tumor di organ ini tanpa kita sadari," kata David Rose Camidge, Ph.D, profesor onkologi dan peneliti kanker paru dari Universitas Colorado.
Gejala kanker paru antara lain batuk terus-menerus, sesak napas, dan berat badan turun tanpa sebab. Penyakit ini bisa dideteksi dengan melakukan CT scan paru.
• Jutaan Pekerja Gagal Mendapatkan Subsidi Gaji Rp 600 Ribu, Ini Penjelasan Menaker
2. Kanker kolorektal
Kanker kolorektal adalah kanker yang mengenai bagian usus besar dan rektum (anus).
Penyakit ini dulu lebih banyak diderita orang berusia di atas 50 tahun, namun saat ini orang yang lebih muda juga mengalaminya.
Kanker kolorektal sulit dideteksi karena gejalanya tidak spesifik.
"Bisa saja kita menganggap gejala itu merupakan gangguan pencernaan biasa, misalnya kram perut, ada darah di feses, atau sering sembelit dan diare," kata William Grady, pakar pencegahan kanker kolon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sabun-cair-dan-sabun-batang.jpg)