Berita Aceh Singkil
Air Bersih Masih Jadi Permasalahan Pokok Bagi Warga Aceh Singkil
Air bersih masih jadi permasalahan pokok bagi warga Aceh Singkil. Terutama penduduk di Kecamatan Singkil Utara. Warga di pusat perkantoran....
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Jalimin
Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Air bersih masih jadi permasalahan pokok bagi warga Aceh Singkil. Terutama penduduk di Kecamatan Singkil Utara.
Warga di pusat perkantoran pemerintahan kedua setelah Singkil, itu sehari-hari menggunakan air rawa berwarna kuning dan berkarat.
Kondisi itu menyebabkan perabot rumah tangga milik warga menjadi kuning ketika dicuci.
"Apalagi baju putih, kena air jadi kuning saat dicuci," kata Wati ibu rumah tangga di Singkil Utara, Senin (5/10/2020).
Sumber air tersebut berasal dari sumur yang digali warga.
Ada dua teknis pembuatan sumur pertama digali seperti membuat sumur umumnya. Kedua dengan cara disemprot menggunakan mesin air.
Teknis kedua ini sering disebut sumur bor. Tetapi bukan sumur bor yang dalamnya ratusan meter. Paling dalam 2 sampai 3 meter.
Nahasnya menggali sumur pun serba salah. Jika terlalu dalam airnya asin. Sebaliknya ketika dangkal air bau.
Ketika sumur dangkal, stok air juga terbatas. Kondisi itu menyebabkan air acap habis ketika terlalu lama disedot.
"Sumber air yang ada hanya sumur. Tapi serba salah digali dalam asin, dangkal bau," ujar Sugarto warga Singkil Utara lainnya.
Warga berharap penyediaan sarana air bersih menjadi perioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil.
Mengingat air merupakan kebutuhan pokok. Apalagi di Singkil Utara, merupakan pusat pemerintahan.
Bukan hanya air di rumah masyarakat yang bau dan berkarat. Termasuk air di perkantoran Pemerintah nasibnya serupa.(*)
• Shalat Dhuha dan Keutamaannya, Menurut Penjelasan Ustaz Abdul Somad
• 15 Gejala Diabetes pada Wanita Usia 40-an, Mudah Lelah hingga Dehidrasi
• Gegara Proyek tak Diberi dan Uang Sudah Disetor, Seorang Pria Tewas Ditikam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-memancing-mesin-penyedot-air-agar-air-keluar-dari-sumur-bor-mini.jpg)