Senin, 18 Mei 2026

Diduga Terkait UU Cipta Kerja, Situs DPR RI Diretas, Nama Diubah Jadi 'Dewan Penghianat Rakyat'

Halaman yang seharusnya menampilkan tulisan 'Dewan Perwakilan Rakyat', berubah menjadi 'Dewan Penghianat Rakyat'.

Tayang:
Editor: Amirullah
Tangkapan Layar Instagram @energisolo
Tangkapan layar situs DPR RI yang diretas hacker berubah nama menjadi 'Dewan Penghianat Rakyat'. 

SERAMBINEWS.COM - Viral di media sosial, situs resmi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diretas hacker pada Kamis (8/10/2020).

Mulanya, seorang pengguna TikTok mengunggah video yang menunjukkan situs DPR RI diretas.

Halaman yang seharusnya menampilkan tulisan 'Dewan Perwakilan Rakyat', berubah menjadi 'Dewan Penghianat Rakyat'.

Situs website dpr.go.id pun langsung menjadi trending topik mencarian di Google setelah viral di Instagram.

Sebuah akun di Instagram bernama @energisolo, menunjukkan video tangkapan layar perubahan nama pada situs tersebut.

FOTO - Demo Cabut UU Omnibus Law, Penyekatan Massa Aksi ke Istana, Bentrokan Pecah di Harmoni

Ketahuan Beragama Ini dan Nonton TV Asing, Warga Korut Dipaksa Minum Air Abu Kremasi Mayat Tahanan

Ini Isi Petisi Mahasiswa Saat Demo UU Cipta Kerja di Lhokseumawe

Namun kini website resmi pemerintah tersebut tak bisa diakses karena eror.

Bahkan ketika mengunjungi situs DPR RI tersebut, website resmi itu hanya menunjukkan halaman kosong.

Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, terlihat tulisan 'Dewan Penghianat Rakyat'.

Diketahui sebuah akun bernama @donie.chandra yang pertama kali memperlihatkan situs DPR RI itu diretas.

"Anjir ini siapa yang ngubah cuy?" tulisnya pada Kamis (8/10/2020).

Video itu kemudian direpost oleh akun @energisolo yang hingga kini telah ditonton sebanyak 8 ribu kali.

Banyak warganet yang menuliskan komentar terkait peretasan website DPR RI tersebut.

Kenakan Gaun, Waria Ikut Demo UU Cipta Kerja Hingga Pimpin Orasi Bersama Para Mahasiswa

Cucu Habibie Sindir DPR Pengkhianat Pasca Sahkan UU Cipta Kerja: Kita Dijajah Bangsa Sendiri

"Tu baru para hacker yang turun tangan belum nanti kalau tukang santet", tulis @dhmeymas.

"Jangan kasih kendor," tulis @prsst09

"Tunggu aksi yang lain,' tulis @bonusandrian.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved