Berita Kesehatan
Anda Merasa Alami Gelaja Mirip Covid-19, Jangan Langsung Tes Swab Tapi Lakukan Hal Ini Dulu
"Jika Anda merasa atau curiga terinfeksi Covid-19, lakukan karantina," ujar Lisa Lee, Profesor Virginia Tech.
SERAMBINEWS.COM - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sudah berlangsung selama 10 bulan, belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Penyebaran penyakit yang juga disebut virus corona SARS-CoV-2 itu malah terkesan kian meningkat, terutama di Indonesia yang memiliki populasi penduduk terbesar keempat di dunia ini.
Berpijak dari realitas tersebut, maka warga Indonesia berpeluang besar terpapar virus corona jika berada di sekitar orang yang terinfeksi Covid-19.
Lalu apa yang harus dilakukan jika kita merasa ada gejala terinfeksi Covid-19? Ternyata, menjalani tes Covid-19 bukanlah hal pertama yang harus Anda lakukan jika merasa terpapar corona.
"Jika Anda merasa atau curiga terinfeksi Covid-19, lakukan karantina," ujar Lisa Lee, Profesor Virginia Tech dan pakar kesehatan masyarakat yang menghabiskan 14 tahun bekerja di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) kepada Insider.
• Ledakan Gas Menghantam Pasar Iran, Ini Jumlah Korbannya
• Di Tengah Pandemi Covid-19, Babinsa Koramil 18/Ingin Jaya Tinjau Pedagang Kerupuk Desa Reuloh
• Milisi Irak Dukungan Iran Siap Hentikan Serangan ke Pasukan AS, Ada Syaratnya
Lisa menjelaskan, rata-rata gejala penyakit akan muncul dalam waktu 4-5 hari setelah seseorang terinfeksi Covid-19. Namun, masa inkubasi virus corona dapat berlangsung dua hingga 14 hari.
Inilah kenapa periode karantina yang disarankan adalah 14 hari penuh. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda selama waktu itu atau apa yang mungkin ditunjukkan oleh hasil tes Anda, masa karantina tetap 14 hari.
Untuk diingat, saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang disetujui dan tidak ada pengobatan yang dapat diandalkan untuk semua orang.
Oleh sebab itu, meski kita tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit selama masa karantina, ingatlah bahwa kita masih dapat membuat orang lain berisiko terinfeksi, atau bahkan kematian, jika tidak berhati-hati.
Virus corona juga dapat menyebar dengan mudah dari orang-orang tanpa gejala yang tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit. Menurut perkiraan CDC saat ini, penyebar asimtomatik dapat mencapai 40 persen dari semua kasus virus corona.
• Nasib Sial Pembalap Indonesia di Moto2 Prancis, Crash & Saat Berusaha Merangsek ke Depan
• Penuntasan Rumah tidak Layak Huni Berbasis Database, Perkim Aceh Selatan Luncurkan Program e-RTLH
• VIDEO - Pencarian Korban Dalam Reruntuhan Kota Ganja, Korban Serangan Armenia
Jadi, penting bagi semua orang untuk tetap di rumah ketika merasa terpapar virus corona, meski merasa baik-baik saja.
Berikut tiga hal yang harus dilakukan selama karantina, seperti dilansir Science Alert, Sabtu (10/10/2020).
1. Waktu terbaik tes
Setelah anda karantina, waktu terbaik untuk mendapatkan tes yang akurat adalah sekitar seminggu setelah Anda terpapar virus.
Departemen Kesehatan Minnesota merekomendasikan pengujian lima sampai tujuh hari setelah peristiwa pemaparan. Jika tes pertama dinyatakan negatif, ada baiknya untuk diuji lagi sekitar 12 hari setelah kejadian awal.