Senin, 13 April 2026

Internasional

Arab Saudi Izinkan Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Ini Persyaratannya

Kerajaan Arab Saudi mengizinkan pelaksanaan shalat di Masjidil Haram, Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, termasuk berkunjung ke makam Nabi Muhammad.

Editor: M Nur Pakar
Foto: ArabNews
Para jamaah melaksanakan ibadah umrah dengan tetap menjaga jarak fisik di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (4/10/2020) malam. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi mengizinkan pelaksanaan shalat di Masjidil Haram, Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, termasuk berkunjung ke makam Nabi Muhammad.

Hal itu terjadi setelah izin baru ditambahkan untuk jamaah di aplikasi Umrah Eatmarna pada Selasa (13/10/2020).

Wakil Menteri Haji dan Umrah dan pengawas aplikasi, Abdulrahman Shams mengumumkan, seperti dilansir ArabNews.

“Izin baru termasuk satu untuk shalat di Masjidil Haram, dan Masjid Nabawi serta satu untuk berkunjung ke makam Nabi,” katanya.

Shams menambahkan bahwa aplikasi yang dimulai dengan izin Umrah akan menambah izin baru secara bertahap.

Baca juga: Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi, Jamaah Harus Terdaftar Secara Online, Dalam Maupun Luar Negeri

Aplikasi Eatmarna tersedia di smartphone (Android dan melalui App Store).

Hal itu untuk memungkinkan jamaah merencanakan umrah selama pandemi Covid-19.

Kunjungan dan shalat di masjid suci direncanakan sesuai dengan kapasitas yang tersedia yang disetujui oleh pihak
berwenang.

Memastikan tersedianya lokasi dengan aman dan sesuai dengan tindakan pencegahan.

Baca juga: Perjuangan Arab Saudi Bentuk Mata Uang, Sejarah Panjang Selama 300 Tahun

Sementara itu, Arab Saudi mengumumkan pada Selasa (13/10/2020) 19 kematian baru terkait Covid-19.

Korban tewas di Kerajaan sekarang mencapai 5.087 orang.

Ada 474 kasus baru yang dilaporkan di seluruh negeri, yang berarti 340.089 orang telah tertular penyakit tersebut.

Ada 8.663 kasus aktif, dengan 839 dalam kondisi kritis.

Menurut Kementerian Kesehatan, Mekkah mencatat jumlah kasus tertinggi dengan 59 kasus.

Sedangkan Madinah melaporkan 58, dan Riyadh 29 kasus baru.

Selain itu, 500 lebih pasien telah pulih dari COVID-19, dengan total pemulihan 326.339 orang.

Arab Saudi sejauh ini telah melakukan 7.109.978 tes PCR, dengan 49.495 yang dilakukan dalam 24 jam terakhir.(*)

Baca juga: Arab Saudi Gagal Menjadi Anggota Dewan HAM PBB, Teguran Keras ke Putra Mahkota

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved