Viral Medsos
Viral Rekaman CCTV Penculikan Anak di Halaman Rumah, Bius dan Masukan Dalam Karung
Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria membius seorang anak dan memasukkannya ke dalam karung dikecam pengguna media sosial
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria membius seorang anak dan memasukkannya ke dalam karung dikecam pengguna media sosial.
Aksi pria ini terekam CCTV dan disebarkan luas di media sosial, sehingga video tersebut viral di media sosial.
Dalam aksinya, seorang pria memasuki rumah dengan bebas karena pagar rumah korban terbuka dengan kondisi seorang anak sedang duduk di teras.
Tanpa pikir panjang, pria berbaju hitam memasuki pekarangan rumah dan langsung mendekati korban.
Meski zaman semakin berkembang, ternyata kasus penculikan anak masih marak terjadi.
Bahkan kasus penjualan manusia belum bisa terkendali sepenuhnya.
Bahkan, belakangan marak kasus penculikan anak untuk diperjual-belikan.
Baca juga: VIDEO Viral Ibu Ini Hobi Naik ke Genteng dan Sebut Ingin Duduk di Bulan
Baca juga: VIDEO - Viral Cuma Joran Mainan, Anak Ini Berhasil Dapatkan Ikan, Hanya Butuh 10 Menit Umpan Digigit
Postingan mengenai seorang bocah dibius dan dimasukkan ke dalam karung ini diunggah oleh pengguna Facebook Sing Jia, pada hari Selasa (13/10/2020).
"Orang tua gagal, apalagi sama anak di rumah.
"Aku benar-benar harus mengunci gerbang di rumah," tulisnya pada postingan Facebook.
Sing Jia mengunggah dua video berkaitan dengan penculikan anak, satu video proses penculik masuk ke perkarangan rumah.
Satu video lagi ketika penculik mulai memasukkan bocah ke dalam karung untuk dibawa keluar.
Berdasarkan postingan yang diunggah oleh Sing Jia, pada rekaman CCTV terlihat pelaku menggunakan helm dan baju hitam.
Baca juga: Mengapa Indonesia Bergantung Impor BBM dari Singapura, Padahal Ladang Minyaknya Saja tak Ada
Baca juga: Viral Wanita tak Pernah Pacaran Dilamar Pria Hingga Menikah, Netizen Mengaku Iri Melihatnya
Dengan santai memasuki pekarangan rumah, karena pagar rumah korban terbuka lebar.