Breaking News
Jumat, 1 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Latihan Militer China Meningkat di Pulau-pulau Sekitar Taiwan

Taiwan mengatakan pengawas lalu lintas udara Hong Kong mengatakan kepada mereka bahwa ada bahaya terkait jalur penerbangan ke pulau-pulau

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
via Intisari
Ilustrasi - pangkalan tengah laut militer China 

SERAMBINEWS.COM - Taiwan mengatakan pengawas lalu lintas udara Hong Kong mengatakan kepada mereka bahwa ada bahaya terkait jalur penerbangan ke pulau-pulau yang dikendalikan Taiwan di Laut Cina Selatan.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Beijing mungkin mencoba memblokir pulau-pulau kecil di wilayah tersebut.

Ketegangan di Kepulauan Pratas, di bagian utara Laut China Selatan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan China melakukan beberapa latihan militer di dekat kepulauan tersebut.

Kepulauan Pratas selama ini dipertahankan oleh Taiwan namun diklaim oleh China.

Pada hari Kamis, Taiwan mengatakan penerbangan sewaan sipil reguler harus membatalkan perjalanannya ke Pratas.

Baca juga: Pasukan PBB Asal Aceh Pulang, Misi Perdamaian di Republik Afrika Tengah Selesai

Ketika pengawas lalu lintas udara Hong Kong mengatakan kepada kapten bahwa ada aktivitas berbahaya yang terjadi di bawah ketinggian 26.000 kaki.

Departemen Penerbangan Sipil Hong Kong mengatakan mereka telah memberi tahu pengawas lalu lintas udara Taiwan tentang ketinggian minimum yang aman untuk diamati untuk penerbangan tersebut.

Taiwan kemudian menjawab bahwa mereka telah membatalkan permintaan untuk memasuki wilayah informasi penerbangan Hong Kong.

Tetapi pada Jumat malam, Administrasi Penerbangan Sipil Taiwan menerbitkan transkrip lengkap percakapan antara pengawas lalu lintas udara.

Baca juga: Awas Berbahaya, Microsleep Bisa Beresiko Merenggang Nyawa, Ini Cara Pencegahannya

"Area bahayanya adalah, sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata pengawas Hong Kong yang menolak menjawab pertanyaan apakah ada latihan militer yang tengah dilakukan.

Ditanya apakah ada NOTAM yang diajukan untuk memperingatkan pilot pesawat tentang potensi bahaya, pengawas Hong Kong menjawab tidak.

Kemudian saat ditanya apakah akan mengkonfirmasi tidak akan mengizinkan penerbangan masuk, pengawas Hong Kong mengatakan:

"Setuju, ketinggian tidak aman untuk bahaya setelah Hong Kong di tingkat ini," kata pengawas Hong Kong.

Baca juga: Unik bin Aneh, Wanita Ini Simpan Semua Nyamuk yang Dibunuh, Tulis Angka 1 dan Seterusnya

Departemen Penerbangan Sipil Hong Kong mengatakan tidak ada yang bisa ditambahkan selain pernyataan awalnya.

Penerbangan Pratas sebagian besar membawa personel pertahanan dan penjaga pantai Taiwan.

Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang mengatakan kepada wartawan bahwa mereka mencoba mencari tahu apakah China berada di balik langkah tersebut.

Baca juga: Mantan Jenderal Buka-bukaan, Ada Kelompok Persatuan LGBT TNI-Polri, Pangkat Terendah Jadi Korban

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul China diduga meningkatkan latihan militer di pulau-pulau sekitar Taiwan

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved