Berita Bireuen
Satu Rumah di Peudada Bireuen Ludes Terbakar, Begini Kronologisnya
Rumah yang terbakar itu milik Rudi (40) yang ditempati bersama istrinya, Faridah (34) dan dua anak mereka, M Imran (18) dan Putri Aisyah (13).
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Rumah yang terbakar itu milik Rudi (40) yang ditempati bersama istrinya, Faridah (34) dan dua anak mereka, M Imran (18) dan Putri Aisyah (13).
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Satu rumah konstruksi kayu ukuran 6 x 6 meter di Dusun Tgk Mat Den, Gampong Jabet, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar.
Kebakaran rumah beratap rumbia ini terjadi tadi malam atau Jumat (16/10/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.
Rumah yang terbakar itu milik Rudi (40) yang ditempati bersama istrinya, Faridah (34) dan dua anak mereka, M Imran (18) dan Putri Aisyah (13).
Saat kebakaran itu, Faridah dan dua anaknya baru saja pergi ke rumah orang tuanya yang sakit di Gampong Garot, Kecamatan Peudada, di sebelah timur Gampong Jabet.
Sedangkan suaminya tidak di rumah karena sedang pergi ke luar daerah.
Baca juga: Keuchik dan Bendahara Terancam 20 Tahun Penjara, Diduga Selewengkan Dana Desa
Baca juga: Bahagianya Razali dan Nur Aini, Pasangan Tunanetra Dapat Rumah Gratis Pemerintah Aceh
Baca juga: Makam Po Teumeureuhom sebagai Destinasi Wisata
Hanya beberapa menit sampai di rumah orang tuanya, ia menerima telepon dari warga sekitar rumahnya yang mengabarkan rumah tersebut sudah terbakar.
“Buru-buru pulang, tetapi sesampai di rumah, rumah dan isinya sudah habis terbakar,” kata Faridah menjawab Serambinews.com di lokasi kejadian.
Amatan Serambinews.com sesaat setelah kejadian, pertapakan rumah sudah rata dengan tanah.
Beberapa petugas Damkar Bireuen setelah melakukan pendinginan, ikut mencari sesuatu yang berharga.
Namun tidak ditemukan sama sekali, kecuali beberapa ujung kain sisa terbakar.
“Sudah habis semua dan tidak ada yang dapat diselamatkan saat musibah terjadi,” kata Keuchik Jabet, Yusrizal.
Saat itu, Yusrizal juga memberikan keterangan kepada Kapolsek Peudada, Iptu Mukhlis.
Rumah yang terbakar tersebut tidak begitu jauh dari pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan.
Sedangkan penyebab kebakaran belum diketahui.
Keuchik Gampong Jabet, Yusrizal, mengaku belum mengetahui dari mana sumber api.
Keuchik Yusrizal menceritakan saat itu dirinya bersama sejumlah warga baru pulang dari kenduri di Jeunieb.
Kadis Sosial Bireuen, Mulyadi SE MM, melalui Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial, yang ditanyai Serambinews.com, juga mengatakan belum diketahui sumber api penyebab kebakaran ini.
Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kapolsek Peudada Iptu Mukhlis, yang ditanyai Serambinews.com mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan penyebab kebakaran ini.
Sedangkan petugas Damkar Bireuen, Farhan didampingi Komandan Regu A Pos Pemadam Simpang Mamplam, Azwar M Nasir, mengatakan sesaat setelah menerima informasi itu, pihaknya langsung mengerahkan armada.
Tiga unit mobil pemadam dari Bireuen dan dua unit dari Pos Simpang Mamplam, Kecamatan Samalanga bergerak cepat ke lokasi.
Namun, setiba di lokasi sekitar 20 KM arah barat Bireuen ini, rumah korban tidak dapat diselamatkan
lagi atau sudah rata dengan tanah.
Sedangkan sumber api penyebab kebakaran belum diketahui pasti. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/satu-rumah-ludes-terbakar-di-peudada.jpg)