Berita Aceh Utara

Cooling Tower Eks Pabrik Asean di Aceh Utara Terbakar, Asap Pekat Khawatirkan Warga

Kebakaran tersebut mengejutkan warga, karena asap yang keluar dari eks pabrik tersebut sangat pekat.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
Dok Polsek Dewantara
Bangunan Cooling tower di eks Pabrik Asean kawasan Kecamatan Dewantara Aceh Utara. Foto Dok Polsek Dewantara 

Kebakaran tersebut mengejutkan warga, karena asap yang keluar dari eks pabrik tersebut sangat pekat. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Bangunan Cooling tower di eks Pabrik Asean Aceh Fertilizer (AAF) yang berada di kawasan Keude Krueng Geukueh berbatasan dengan Desa Bangka Jaya Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Minggu (18/10/2020) dilaporkan terbakar.

Tempat pengolahan air tersebut terbakar pada pukul 12.00 WIB, saat pengerjaan pembersihan lahan industri atau pabrik asean tersebut dengan scrub untuk dijual kembali besi tua tersebut.

Kebakaran tersebut mengejutkan warga, karena asap yang keluar dari eks pabrik tersebut sangat pekat.

Untuk diketahui eks Pabrik AAF tersebut sudah dibeli oleh PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pada 31 Desember 2018 dengan 624 miliar.

Baca juga: Utang 421 Juta Dolar AS, Donald Trump Menyebutnya Seperti Sebiji Kacang

Baca juga: Per 18 Oktober 2020, Bertambah Enam Warga Lhokseumawe yang Suspek Covid-19

Baca juga: Takut Terjadi Pertumpahan Darah, Senator Republik Mulai Menjauh dari Donald Trump

“Sedang pengerjaan scrub, jadi rencana akan diruntuhkan, kemungkinan terkena percikan api (saat pemotongan besi),” ujar Vice President Humas Pupuk Iskandar Muda (PIM) Nasrun kepada Serambinews.com, Minggu (18/10/2020).

Disebutkan, kayu di bangunan tersebut sudah sangat lapuk karena sudah lama.

Selain itu, di bangunan tersebut juga plastic, sehingga ketika terbakar, asapnya pekat.

“Tapi sekarang sudah padam. Mobil Pemadam dari PIM kerjasama dengan Arun langsung memadamkan api,” kata Nasrun.

Ditambahkan, pengerjaan scrup eks pabrik tersebut baru dimulai beberapa bulan dan sekarang masih dalam proses.

Sementara itu Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah kepada Serambinews.com menyebutkan saat ini petugas sedang melakukan pemadaman api.

“Kami langsung ke lokasi, terbakar kemungkinan karena percikan api saat sedang pengerjaan scrubnya,” pungkas Kapolsek Dewantara.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved