Breaking News:

Berita Bener Meriah

Wanita Jangan Mudah Percaya "Polisi Gadungan", Jika Menikah dengan Polisi Harus Ikuti Sidang Ini

Selama ini banyak kaum wanita yang tertipu dengan “Polisi gadungan” yang mengajak menikah tanpa ada mengikuti sidang BP4R.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Nur Nihayati
Dok Humas Polres Bener Meriah
Personel Polres Bener Meriah, Polda Aceh, Senin (19/10/2020) mengikuti sidang Badan Pembantu Pengajuan Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R) di Mapolres setempat. Foto Humas Polres Bener Meriah 

 Selama ini banyak kaum wanita yang tertipu dengan “Polisi gadungan” yang mengajak menikah tanpa ada mengikuti sidang BP4R. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Untuk kaum wanita wajib mengetahui bahwasanya anggota Polri sebelum menggelar pernikahan harus mengikuti sidang Badan Pembantu Pengajuan Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R).

Selama ini banyak kaum wanita yang tertipu dengan “Polisi gadungan” yang mengajak menikah tanpa ada mengikuti sidang BP4R.

Padahal semua anggota Polri untuk menikah, bercerai dan rujuk, wajib mengikuti sidang BP4R.

Seperti yang dilaksanakan oleh Polres Bener Meriah jajaran Polda Aceh, Senin (19/10/2020) yang menggelar sidang Badan Pembantu Pengajuan Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R) terhadap 4 personelnya.

Baca juga: Santri RIAB Sumbang Uang dan Pakaian Layak Pakai ke Panti Asuhan

Baca juga: 150 Polisi Kawal Demo di Bener Meriah, Massa Petani Kopi Menangis Menuntut Ini

Baca juga: Desak Sahkan Qanun Kopi, Massa PKM Geruduk DPRK Hingga Pintu Pagar Rusak. Ini Enam Tuntutan Mereka

Keempat personel yang mengikuti sidang BP4R juga didampingi oleh orang tua dan keluarga masing-masing.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Waka Polres, Kompol Maryono menyampaikan, kepada peserta sidang agar membangun rumah tangga dengan penuh cinta dan kasih sayang, dan hidup sederhana, serta tidak glamour karena gaji Polisi tidaklah besar.

“Jadi kepada calon Bhayangkari yang akan segera berumah tangga harus pandai dalam manajemen ekonomi keluarga,” ujar Kompol Maryono.

Tim penasihat sidang BP4R tersebut diantaranya, dari Kasi Propam, KBO Sat Reskrim, Kasiwas dan Ketua Bhayangkari Polres Bener Meriah.

Mereka juga memberikan bimbingan serta mengucapkan selamat kepada peserta sidang, semoga bahagia sampai kakek nenek dan jangan lupakan jasa orang tua dan keluarga, harap tim penasehat.

Sementara itu, Kabag Sumda Polres Bener Meriah, AKP Hartana SSos sebagai pembina personel juga menambahkan, sesuai Perkap nomor 9 tahun 2010 yang mengatur tentang sidang BP4R, mekanisme dan proses sebelum nikah seorang anggota Polri.

Lanjutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk pelayanan Bag Sumda kepada personel yang akan melangsungkan pernikahan.

“Jadi ada beberapa proses yang harus diikuti setiap personel dalam mengajukan pernikahan, untuk mencegah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri maupun meminimalisir kasus yang sedang marak terjadi yaitu penipuan yang dilakukan oleh “Polisi Gadungan” yang menyasar para gadis sebagai korban,” tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved