Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Internasional

Turki Pindahkan Pos Militer Besar di Morek Suriah, Ini Penyebabnya

Pasukan Turki di baratlaut Suriah telah mengevakuasi salah satu pangkalan militer terbesar mereka di daerah itu.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Abdulaziz KETAZ
Truk militer Turki, bagian dari konvoi, melewati kota Ariha di Provinsi Idlib, Suriah yang dikuasai pemberontak pada Selasa, (20/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Pasukan Turki di baratlaut Suriah telah mengevakuasi salah satu pangkalan militer terbesar mereka di daerah itu.

Pangkalan itu telah dikepung oleh pasukan pemerintah Suriah selama berbulan-bulan, kata para aktivis Selasa (20/10/2020).

Belum ada komentar langsung dari pejabat Turki, lansir AP, Selasa (20/10/2020).

Aktivis dan platform media oposisi melaporkan evakuasi militer, memposting rekaman dan foto truk dan peralatan Turki di utara Morek.

Stasiun TV Turki Haberturk mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan Turki sedang memindahkan pangkalan ke daerah yang lebih jauh ke utara Provinsi Idlib.

Sebuah area yang masih dikendalikan oposisi Suriah dan didukung oleh Ankara.

Belum ada konfirmasi pemerintah segera atas laporan itu.

Baca juga: Kampanye Arab Saudi Boikot Produk Turki Mendapatkan Momentum, Ini Alasannya

Belum jelas apakah penarikan itu merupakan bagian dari kesepakatan untuk memposisikan kembali titik-titik pengamatan Turki di dalam kantong yang dikuasai oposisi.

Atau bertujuan untuk mengurangi kehadiran militer Turki di daerah tersebut, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata sebelumnya.

Turki mengerahkan pasukan ke 12 titik pengamatan di baratlaut untuk memisahkan pasukan pemerintah dan pejuang oposisi Suriah dan memantau gencatan senjata yang dirundingkan dengan Rusia.

Namun gencatan senjata gagal membatasi kemajuan pemerintah, termasuk yang mengepung pangkalan Turki di Morek akhir tahun lalu.

Daerah yang menyusut di tepi barat lautSuriah, di sepanjang perbatasan dengan Turki, adalah wilayah terakhir yang dikendalikan oleh pasukan oposisi Suriah yang didukung Turki.

Baca juga: Pantas Turki Makin Berani, Ternyata Rudal Sistem Pertahanan S-400 Sudah Bisa Digunakan

Ratusan ribu warga sipil telah mengungsi selama operasi militer berulang kali.

Banyak warga yang mengungsi dari bagian lain Suriah dan mengungsi dari pasukan pemerintah di sana.

The Step News Agency, sebuah kolektif media oposisi, mengatakan dua truk Turki terlihat menuju jalan raya M4, sebuah area di mana oposisi Suriah berada dalam kendali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved