Berita Subulussalam
Luncurkan Program Santun, Kadisdukpencapil Subulussalam: Urus Akta Kelahiran Tuntas Sehari
Ruslan menyampaikan bahwa program santun ini yakni mengurus dokumen akta kelahiran satu hari tuntas.
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Ruslan menyampaikan bahwa program santun ini yakni mengurus dokumen akta kelahiran satu hari tuntas.
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) Kota Subulussalam meluncurkan program Satu Hari Tuntas atau Santun.
“Program santun ini merupakan gebrakan untuk mempermudah pengurusan dokumen,” kata Ruslan, SHI, MM, Kadisdukpencapil Kota Subulussalam kepada Serambinews.com, Rabu (21/10/2020) saat launching di pendopo Wali Kota Subulussalam.
Ruslan menyampaikan bahwa program santun ini yakni mengurus dokumen akta kelahiran satu hari tuntas.
Selain itu, para petugas Dukcapil Subulussalam juga ditekankan untuk santun dalam melayani masyarakat.
”Jadi, santun ini artinya, satu hari tuntas dan petugas juga bersikap santun,” ujar Ruslan
Baca juga: Presiden Armenia Terbang ke Brussels, Bahas Konflik Dengan NATO dan Uni Eropa
Baca juga: 11 Tips Make Up Sederhana untuk Tahan Lama Meski Kulit Wajah Berminyak
Baca juga: Guru Daerah Terpencil tak Dapat BLT Saat Pandemi, Ternyata Ini Penyebabnya
Lanching program santun yang dikemas dalam Dukcapil Menyapa Masyarakat atau DMM ini dihadiri Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang SE dan Wakilnya Drs Salmaza MAP.
Wali Kota Subulussalam H Affan Bintang yang melaunching program santun mengapresiasi gebrakan pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan.
Menurut Walkot Affan Bintang, santun atau pelayanan cepat dan santun ini selaras dengan visi misinya di bidnag pelayanan publik yang harus prima.
Lebih jauh Ruslan menyampaikan dinasnya juga melayani pengurusan berbagai dokumen kependudukan secara online, bahkan bisa cetak sendiri di rumah.
Dikatakan, layanan ini membuat masyarakat dapat lebih mudah dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa menunggu waktu berlama-lama.
Menurut Ruslan, upaya inovasi digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan ini sangat perlu dilakukan, apalagi di tengah situasi pandemi.
Bahkan, kata Ruslan masyarakat bisa mencetak dokumen kependudukan seperti KK, akta kelahiran, surat kematian sendiri di rumah tanpa antre.