Breaking News:

Pelayanan Publik

Kadisdukcapil Langsa Minta Warga jangan Percaya Calo Urus e-KTP dan Data Kependudukan

Wak Him ini, sebelumnya banyak oknum masyarakat bahkan ada pegawai yang menjadi calo dalam pengurusan KTP dan data kependudukan lainnya.

Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Kadisdukcapil Kota Langsa, Ibrahim Latif   

Laporan Zubir I Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif MM meminta masyarakat tidak mempercayai calo untuk pengurusan e-KTP, akte kelahiran, dan data kependudukan lainnya.

"Kita akan membersihkan praktik para calo e-KTP di lingkungan Disdukcapil Kota Langsa, baik dari kalangan oknum pegawai maupun masyarakat," ujar Ibrahim Latif, Jumat (23/10/2020).

Menurut Ibrahim Latif atau disapa Wak Him ini, sebelumnya banyak oknum masyarakat bahkan ada pegawai yang menjadi calo dalam pengurusan KTP dan data kependudukan lainnya.

Mereka menawarkan jasa melakukan pengurusan dengan mengharuskan warga membayar, padahal tidak ada biaya dikenakan dalam setiap pengurusan e-KTP dan data administrasi lainnya.

"Calo meminta uang kepada warga dengan dalih uang administrasi diminta oleh pihak Capil. Jangan percaya itu bohong, semua pengurusan di Kantor Capil tidak ada dikenakan biaya," sebutnya.

Baca juga: Viral Seorang Wanita Muda Pukuli Nenek Saat Berteduh di Pinggir Jalan, Diduga Paksa Mengemis

Baca juga: Tiga Penambang Emas Ilegal Jadi Tersangka di Nagan Raya, Terancam Penjara 10 Tahun

Supaya masyarakat tidak tertipu, tambah Wak Him, pihaknya sudah membuat selebaran pengumuman dan baliho atau spanduk, bahwa pengurusan e-KTP maupun semua administrasi kependudukan tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

"Warga yang hendak mengurus e-KTP dan administrasi kependudukan lainnya kita persilahkan datang ke Kantor Disdukcapil melalui loket pelayanan, jangan melalui perorangan atau calo," imbuhnya.

Wak Him menegaskan, jika ada pegawai atau petugas register Di Disdukcapil yang minta uang (pungli) atau mempersulit, memperlambat proses pengurusan, dan sebagainya silahkan menghubungi nomor telepon dirinya 082300033363.

"Bila ada oknum pegawai Disdukcapil yang mempersulit dan pungli kita pastikan akan ditindak sesuai ketentuan berlaku dan melaporkannya kepada pihak berwajib," imbuh Wak Him.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved