Berita Aceh Singkil
Wow! Muara Singkil jadi Tempat Buaya Bersarang, Setiap 1,5 Kilometer Terdapat 1 Ekor Buaya
Dalam survei itu diketahui setiap 64 kilometer berjalan ditemukan 42 ekor buaya. Artinya setiap 1,5 kilometer ada sekor buaya.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Dalam survei itu diketahui setiap 64 kilometer berjalan ditemukan 42 ekor buaya. Artinya setiap 1,5 kilometer ada sekor buaya.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Muara sungai Singkil, Aceh Singkil, diketahui merupakan sarang buaya.
Setiap saat ketika menelusuri sungai di sekitar muara Singkil, maka buaya dalam berbagai ukuran mudah saja ditemukan.
Terutama malam hari dengan naik sampan kecil, lebih mudah lagi menemukan buaya.
Mata merah buaya yang beradu cahaya senter, terlihat di hamparan tepi sungai.
Uniknya, sarang buaya itu merupakan tempat masyarakat Singkil, mencari nafkah.
Seperti mencari lokan atau kerang sungai serta pucuk nipah.
Baca juga: VIDEO Emak-emak Baku Hantam di Depan Mal, Gegara Pesanan Toko Online Tak Dibayar
Lokan yang menjadi kuliner khas Singkil, disebut-sebut merupakan tempat buaya tidur. Sebab dimana lokan banyak ditemukan di situlah buaya berada.
Sempat terjadi persinggungan antara buaya dengan para pencari lokan.
Termasuk jatuhnya korban nyawa, akibat terkaman buaya.
Namun setelah itu, warga kembali mencari penghidupan di sarang buaya.
Lalu berapakah populasi buaya di kawasan muara Singkil?
Baca juga: VIDEO Diduga Dihipnotis, Pria Ini Diminta Isikan Pulsa 2 Juta Rupiah
Sutino Kepala BKSDA Resort Konservasi Wilayah 18 Aceh Singkil, mengatakan pihaknya pernah melakukan survei populasi buaya bersama WCS Bogor pada Agustus lalu.
Dalam survei itu diketahui setiap 64 kilometer berjalan ditemukan 42 ekor buaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buaya-di-pinggir-sungai-dekat-muara-singkil-aceh-singkil-jumat-1682019.jpg)