Jumat, 12 Juni 2026

Internasional

Ikon Pariwasata Arab Saudi, Basmah Al-Mayman, 'Pariwisata Saudi dan Saya Sama-sama Memulai Bersama'

Wanita ini menjadi wanita pertama Teluk yang mewakili Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) dan memandang masa depan sektor ini di Timur Tengah

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Supplied
Basmah Al-Mayman, ikon pariwisata Arab Saudi 

“Timur Tengah akan menjadi Eropa baru” kata Al-Mayman.

“Ini adalah ambisi regional dan saya hanya mengutip pemimpin di belakangnya. Itu benar. Kita bisa melihatnya terjadi. Bahkan sekarang, selama pandemi COVID-19, wilayah kami tidak terlalu terpengaruh dan rentan karena berbagai alasan," ujarnya.

Kesuksesan Al-Mayman membuatnya berada di peringkat ke-13 dalam "daftar kekuatan" Forbes Middle East 2020 dari 100 wanita bisnis yang berada di puncak permainan mereka.

Dia juga satu-satunya wanita yang termasuk mewakili pariwisata di dunia Arab.

Tapi, seperti yang dia tunjukkan, wanita kuat bukanlah hal baru di wilayah ini.

Baca juga: Arab Saudi Awasi Lima Perusahaan Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

“Jika kita berbicara tentang tanah ini, yang sekarang dikenal sebagai Arab Saudi, di Mekkah kita memiliki Sayidah Khadijah (istri nabi), yang memiliki peran utama dalam masyarakat dan ekonomi lokal di Mekkah,” katanya.

“Jika kita masuk ke sejarah modern, ketika Kerajaan dimulai, Putri Nourah binti Abdulrahman, saudara perempuan pendiri, memainkan peran utama dalam hubungan nasional," ujarnya.

Dia mewakili pendiri dalam banyak situasi, di mana dia akan menerima delegasi wanita internasional yang datang untuk haji atau alasan lainnya.

Juga memiliki begitu banyak wanita hebat di bidang pendidikan dan kedokteran.

Dikatrakan, wanita Saudi tidak pernah berhenti bekerja, tidak pernah berhenti berkontribusi pada masyarakat dan tidak pernah berhenti berkontribusi pada perekonomian.

"Saya hanya ingin tahu mengapa beberapa negara menganggap peran wanita Saudi baru dimulai sekarang,” tanyanya.

Mengenai industri pariwisata Timur Tengah, Al-Mayman yakin hari-hari yang lebih baik akan datang.

“Saya sangat optimis dengan kawasan ini,” katanya.

“Banyak negaranya bergerak maju dalam pariwisata, bergerak maju dalam menciptakan peluang kerja yang lebih layak bagi pria dan wanita serta bagi kaum muda pada umumnya," tambanhnya.

Arab Saudi memperkenalkan program e-visa baru pada September 2019 untuk membantu menarik turis asing, tetapi terpaksa menangguhkan layanan tersebut karena timbulnya pandemi.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved