Internasional
Arab Saudi Awasi Lima Perusahaan Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19
Otoritas Makanan dan Obat (FDA) Arab Saudi telah merujuk lima perusahaan di bawah pengawasannya ke Kementerian Dalam Negeri.
SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Otoritas Makanan dan Obat (FDA) Arab Saudi telah merujuk lima perusahaan di bawah pengawasannya ke Kementerian Dalam Negeri.
Perusahaan tersebut dinilai gagal mematuhi protokol kesehatan COVID-19.
FDA mengumumkan pelanggaran terdeteksi selama kunjungan inspeksi ke pabrik dan empat gudang di Jeddah.
Pelanggaran tersebut dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mengambil tindakan terhadap pelanggar.
Pelanggaran tersebut termasuk kurangnya komitmen terhadap instruksi keselamatan, lansir ArabNews, Jumat (23/10/2020).
Seperti mengukur suhu tubuh karyawan dan pelanggan sebelum memasuki fasilitas, mengenakan masker dan mengamankan pembersih di tempat yang ditentukan.
Baca juga: Arab Saudi Tawarkan Rp 294 Triliun Untuk Memimpin Kecerdasan Buatan Dunia
Pihak berwenang sebelumnya telah mengeluarkan buku panduan terperinci yang membahas persyaratan pencegahan untuk membantu fasilitas makanan, obat-obatan, kosmetik dan peralatan medis untuk membatasi wabah virus.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan melanjutkan kampanye pemeriksaannya yang dilakukan sejak wabah virus di fasilitas kesehatan swasta untuk memastikan kepatuhan dengan tindakan pencegahan dan jarak sosial.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Dr.Mohammed Al-Abd Al-Aly memperingatkan di Twitter terhadap gelombang kedua COVID-19 di Kerajaan.
“Jika kita tidak semua mengikuti langkah-langkah pencegahan dan jika kurangnya kerjasama dan pelonggaran komitmen terus berlanjut, maka kita akan menghadapi risiko gelombang kedua dan peningkatan jumlah kasus,” katanya.
Baca juga: Arab Saudi Tegaskan Tidak Ada Anak di Bawah Umur Menghadapi Hukuman Mati
"Kami tidak ingin mencapai tahap ini," tambahnya.
“Langkah-langkah untuk mencegahnya sederhana; kenakan masker, simpan tempat yang aman, cuci atau bersihkan tangan, lakukan tes atau gejala dalam diri Anda," jelasnya.
Arab Saudi melaporkan 401 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi pada Kamis (22/10/2020).
Sehingga sebanyak 343.774 orang sekarang telah tertular penyakit tersebut.
Ada 8.343 kasus aktif yang mendapat perawatan medis, sedangkan 791 dalam kondisi kritis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/protokol-kesehatan-di-arab-saudi.jpg)