Berita Simeulue
Patah As Mesin Perahu, Empat Nelayan Simeulue Nyaris Dihempas Gelombang ke Samudera Hindia
Empat nelayan Simeulue asal Desa Labuan Bajau, Kecamatan Teupah Selatan, berhasil diselamatkan setelah perahu yang mereka awaki mengalami kerusakan...
Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Jalimin
Laporan Sari Muliyasno I Simeulue
SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Empat nelayan Simeulue asal Desa Labuan Bajau, Kecamatan Teupah Selatan, berhasil diselamatkan setelah perahu yang mereka kemudikan mengalami kerusakan patah As mesin di tengah laut saat hendak pulang dari Pulau Lasia, yang berjarak kurang lebih 17 mil laut, Minggu (25/10/2020).
Awir (46) salah seorang dari nelayan itu mengatakan bahwa, patah As mesin itu terjadi saat sedang dalam perjalanan pulang sekitar 30 menit meninggalkan pulau Lasia. Tiba-tiba, mesin robin utama penggerak perahu tidak lagi melaju karena bagian As mesin patah.
Setelah kejadian itu, lanjutnya, mereka hanya mengandalkan mesin cadangan yang tenaganya lebih kecil.
"Karena angin kencang dan gelombang juga tinggi, perahu tidak sanggup melaju sehingga kami terbawa arus," katanya.
Sementara itu, upaya pencarian dilakukan warga setelah mendapat kabar tersebut, berhasil menemukan empat nelayan itu sekitar 8 mil laut dari daratan dalam kondisi terombang ambing dihempas gelombang dan angin.
"Kalah dari angin kecepatan perahu," ujar Awir kepada Serambinews.com, yang ikut dalam penyelamatan nelayan itu. Setelah itu, perahu nelayan tersebut ditarik menggunakan speed boat dengan waktu tempuh ke darat mencapai dua jam.(*)
Baca juga: Positif Covid-19, Wawalko Subulussalam Dikarantina Layaknya Masyarakat Biasa di Puskesmas Jontor
Baca juga: PBSI Aceh Tegaskan Sikapnya dan Tetap Jagokan Ari Wibowo sebagai Calon Ketua Umum PP PBSI
Baca juga: PBM Tatap Muka Satuan SD/MI Abdya Dimulai Senin Besok, Tim Kabupaten Cek Langsung Kesiapan Sekolah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perahu-nelayan-simeulue-berhasil-diselamatkan-setelah-mengalami-patah-as-mesin.jpg)