Breaking News:

Tanah Wakaf di Indonesia Luas Sekali, Ternyata Potensi Wakaf Rp 180 Triliun per Tahun

Tanah Wakaf di Indonesia Luas Sekali, Ternyata Potensi Wakaf Rp 180 Triliun per Tahun. luas tanah wakaf di Indonesia mencapai 522.517 meter persegi

Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS/dok Mustafa
Foto Ilustrasi - Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kementerian Agama Aceh Singkil, meninjau lokasi wakaf produktif berupa kebun sawit, Jumat (23/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Indonesia menjadi negara nomor 1 paling dermawan di dunia berdasarkan World Giving Index 2018.

Hal ini terlihat dari luas tanah wakaf hingga potensi wakaf di Indonesia.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Tarmizi Tohor mengatakan, luas tanah wakaf di Indonesia mencapai 522.517 meter persegi yang terdiri dari 390.241 titik.

"Baru tanah saja 522.517 meter. Ini sangat luas sekali," kata Tarmizi Tohor dalam diskusi virtual ISEF "Cross Border Waqf on New Normal Era", Jumat (30/10/2020).

Tarmizi menuturkan, menurut Badan Badan Wakaf Indonesia, potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp 180 triliun per tahunnya.

Ia mengatakan, karena potensinya yang besar, pengelolaan wakaf ini perlu ada standarisasi pengelolaan wakaf secara nasional maupun internasional.

Baca juga: Ronaldo Sembuh dari Covid-19, Diharapkan Bisa Tampil Saat Juventus Lawan Tim Ini

"Sudah sepersekian persen dari APBN dalam negara kita ini," tutur dia.

Tarmizi mengungkap, Indonesia pun memiliki nazir wakaf terbanyak di dunia.

Tercatat ada ribuan nazir perorangan dan 248 nazir wakaf uang.

Adapun nazir adalah pihak yang menerima harta maupun benda dari wakif (pemberi wakaf) untuk dikembangkan dan dikelola sesuai peruntukannya.

Jika dirinci, terdapat 66 persen nazir perorangan, 16 persen nazir organisasi, dan 80 persen nazir berbadan hukum.

Baca juga: Waduh, Wajah Gadis Cantik Karyawati Bank Ini Mendadak Penuh Jerawat, Begini Awal Ceritanya

"Kemudian wakaf uang dikelola bank, sudah ada 22 bank syariah yang kami tunjuk sebagai LKS PWU (Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang) atau sering disebut wakaf tunai," papar dia.

Lantaran banyak bank-bank syariah yang sudah tergabung menjadi nazir, pihaknya ingin wakaf bisa dilakukan secara digital oleh nasabah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved