Berita Banda Aceh
Besok, Aceh Marching Band Championsip Dibuka, 464 Peserta dari 25 Provinsi akan Bersaing
Aceh Marching Band Championsip (AMBC) 2020 akan dibuka besok, Selasa (3/11/2020) pagi secara virtual. Ajang tahunan yang ke-5 ini akan digelar...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Jalimin
Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Aceh Marching Band Championsip (AMBC) 2020 dibuka, Selasa (3/11/2020) pagi secara virtual. Ajang tahunan yang ke-5 ini akan digelar selama dua hari, 3-4 November 2020.
Opening ceremony akan dipusatkan di Aula Dinas Pendidikan Aceh secara daring.
Masyarakat dapat menyaksikan pembukaan yang akan disiarkan live youtube dan live instagram Dinas Pendidikan Aceh.
Sebanyak 464 peserta dari 25 provinsi akan berkompetisi dalam ajang yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Aceh dan Piala Tetap Kepala Dinas Pendidikan Aceh.
Berdasarkan data dari pihak panitia, ajang AMBC ini diikuti oleh 464 peserta yang terdiri dari 5 pulau, 25 Provinsi, 77 Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, ajang tahunan akan diselenggarakan secara virtual.
Baca juga: Mantan Rektor Umuslim Berharap Proses Pemilihan Rektor Sesuai Statuta
Baca juga: Ingin Daftar Prakerja Gelombang 11, Simak Caranya, Ini Kuota dan Batas Akhir Pendaftaran
Baca juga: Keberadaan Mobil Korban Perampokan Masih Misterius, 3 Tersangka Diboyong dari Sumut ke Nagan, 1 DPO
Ajang AMBC kali ini memang banyak berbeda dari ajang-ajang sebelumnya, salah satunya, jika pada tahun-tahun sebelumnya yang hanya oleh peserta dari pulau Sumatera, maka perlombaan tahun ini di ikuti oleh peserta dari seluruh indonesia.
Serta diselenggarakan secara berbeda yaitu secara daring/virtual.
Hal itu mengikuti pola lomba yang telah dilaksanakan oleh Kemendikbud dan Kemenpora yang membuat lomba serupa sesuai dengan kondisi saat ini.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD MPA mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada seluruh daerah di Indonesia untuk menunjukkan kreatifitasnya.
Serta memberikan wadah berekspresi, berkompetensi bagi para peserta generasi milenial dan generasi z dalam menunjukkan kebolehannya pada sebuah video dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Untuk pertama kalinya semua kegiatan harus dilaksanakan secara daring/online, menggunakan tools atau perangkat baru dan menyadari bahwa sebenarnya media kegiatan bisa terjadi dimanapun,” ujarnya.
Katanya, orangtua dan insan pendidikan untuk pertama kalinya menyadari betapa sulitnya tantangan untuk bisa memberi kegiatan anak secara efektif pada masa pandemi Covid-19.
Guru, orangtua dan siswa insan pendidikan sekarang menyadari bahwa kegiatan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. tetapi kegiatan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif, tanpa kolaborasi itu kegiatan yang efektif tidak akan mungkin terjadi.
Lomba ini akan di gelar 4 kategori, yaitu divisi junior SD/MI sederajat, divisi remaja SMP/MTS sederajat, divisi senior SMA/MA sederajat dan divisi open umum/universitas sederajat.
Selain itu, juga memperlombakan mata lomba solo color guard, solo battery, solo brass/pianika, solo pit instrument, ensemble color guard, ensemble battery, ensemble pit instrument dan band concert, yang akan dinilai oleh 12 orang juri tingkat nasional.
Adapun tempat berlangsungnya perlombaan ini dilakukan opening ceremony di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Selasa (3/11) secara daring zoom meeting serta akan disiarkan live youtube dan live instagram Dinas Pendidikan Aceh.(*)
Baca juga: Muzdalifah Buka Warung di Teras Rumah Mewahnya, Ini Menu Makanan dan Harganya
Baca juga: Prancis Buka Kembali Sekolah, Seusai Pemenggalan Kepala Guru Sejarah
Baca juga: Mantan Rektor Umuslim Berharap Proses Pemilihan Rektor Sesuai Statuta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aceh-marching-band-championsip-2020.jpg)