Gempa Turki
Gempa Turki - 33 Jam Terkubur Berhasil Diselamatkan, Korban Meninggal Bertambah
Update Gempa Turki - 33 Jam Terkubur Berhasil Diselamatkan, Korban Meninggal Capai 62 Orang
Turki dilintasi garis patahan dan rawan gempa bumi. Pada 1999, dua gempa kuat menewaskan 18.000 orang di Turki barat laut.
Gempa bumi hari Jumat, yang menurut Kandilli Institute yang berbasis di Istanbul berkekuatan 6,9 skala Richter, berpusat di Laut Aegea, timur laut Samos.
Sementara itu, Inci Okan yang berusia enam belas tahun terperangkap di bawah reruntuhan gedung berlantai 8 yang sama dengan lelaki tua itu.
Ia diselamatkan 17 jam setelah gempa kuat, bersama dengan anjingnya Fistik (Pistachio).
Baca juga: Tolak Vaksin Covid-19 Buatan China, Warga Brasil Turun ke Jalan: Kami Bukan Kelinci Percobaan
Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca dan anggota Tim Penyelamat Medis Nasional (UMKE) Edanur Dogan mengunjungi Okan di rumah sakit.
Pekerja darurat Dogan telah memegang tangan gadis itu sementara tim penyelamat mengangkat puing-puing di atasnya.
"Saya sangat senang. Syukurlah ayah saya tidak ada di rumah. Ayah saya tidak bisa muat di sana.
Dia akan melukai kepalanya. Saya kecil Saya pendek jadi saya terjepit dan begitulah cara saya diselamatkan.
Kami tinggal di rumah dengan anjingku. Kami berdua baik-baik saja,” kata Okan dari ranjang rumah sakitnya seperti yang dilansir Reuters.
Baca juga: Petugas Toilet SPBU Pegang Bokong Wanita: Saya Enggak Sengaja, Mau Pegang Anaknya
Okan berjanji akan memainkan biola untuk Dogan setelah keluar dari rumah sakit.
"Aku akan memainkan biola untukmu, aku janji."
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Seorang pria selamat setelah terkubur 33 jam, korban tewas gempa Turki capai 62 orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gempa-guncang-turki1.jpg)