Breaking News:

Berita Pemilu

Jumlah Pemilih Berkelanjutan di Banda Aceh 158.499 Orang, Panwaslih Awasi Pemutakhiran Data

Afrida menyatakan, Panwaslih terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan KIP menyangkut dengan pemutakhiran DPB di setiap periodenya.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Banda Aceh mengikuti rapat pleno terbuka pemutakhiran data pemilih berkelanjutan periode Oktober 2020. di Ruang Media Center Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Senin (2/11/2020). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Banda Aceh mengikuti rapat pleno terbuka pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB) periode Oktober 2020, di Ruang Media Center Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Senin (2/11/2020).

Kegiatan itu dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan yang dimiliki lembaga tersebut sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 7 tentang Pemilu, Pasal 104, huruf e.

UU tersebut berbunyi, Bawaslu kabupaten/kota berkewajiban mengawasi pemutakhiran dan pemeliharaan data pemilih secara berkelanjutan yang dilakukan KPU kabupaten/kota dengan memperlihatkan data kependudukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemilu 2019 memang telah usai, namun itu bukan berarti Panwaslih juga telah selesai masa kerjanya,” ujar Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh, Afrida kepada Serambinews.com, Senin (2/11/2020).

“Keadaan pandemi Covid-19, juga tidak membuat kerja pengawasan terhambat atau berjalan di tempat,” lanjut Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh ini.

Baca juga: Dekranasda Aceh Selatan Pamerkan Beragam Hasil Kerajinan Tangan di Tengah Pandemi

Baca juga: Simak, Cara Dapatkan Token Listrik Gratis November 2020 via www.pln.co.id dan WhatsApp

Baca juga: VIDEO Sangat Indah nan Asri, Ini Dia Penampakan Musim Gugur di Dataran Tinggi Purenli dan Balikli

Afrida menyatakan, Panwaslih terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan KIP menyangkut dengan pemutakhiran DPB di setiap periodenya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada stakeholder serta partai politik yang ikut secara bersama melakukan kegiatan pengawasan partisipatif walaupun melalui daring.

Keikutsertaan para partai politik dalam rapat pleno yang diadakan KIP Kota Banda Aceh itu, bebernya, untuk mendapatkan akurasi informasi data penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik.

Setelah pemutakhiran data di periode Oktober tahun 2020, lanjut dia, KIP Kota Banda Aceh dalam rapat pleno tersebut menetapkan jumlah DPB sebanyak 158.499 jiwa, dengan rincian 77.937 pemilih berjenis kelamin laki-laki dan 80.562 pemilih perempuan.

Sedangkan Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan antar Lembaga, Ely Safrida mengatakan, pengawasan secara berkala terhadap tahapan pemutakhiran DPB dalam rangka melaksanakan tugas dan kewajiban Bawaslu untuk menjaga kualitas daftar pemilih.

Baca juga: 12 Juta Murid Sekolah di Prancis Kembali ke Sekolah Setelah Kasus Pemenggalan Guru

Baca juga: VIDEO - Ribuan Umat Muslim Indonesia Kutuk Presiden Prancis Macron, Terkait Karikatur Nabi Muhammad

Baca juga: Puluhan Ribu Demonstran Bangladesh Protes Prancis, Teriakkan Kata-kata, Ganyang Prancis

“Dengan adanya pemutakhiran daftar pemilih ini kita dapat mengawasi dan mengawal bersama untuk menghasilkan daftar pemilih yang valid dan berkualitas,” ulasnya.

Sementara itu, Yusuf Al-Qardhawy selaku Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa menambahkan, mewujudkan akurasi data pemilih merupakan tahapan yang cukup banyak menguras waktu serta pikiran penyelenggara agar terus terjadi perbaikan dan penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT).

Pada akhir kegiatan pengawasan tersebut, KIP Kota Banda Aceh menyerahkan salinan berita acara ke Panwaslih Kota Banda Aceh secara simbolis.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved