Rabu, 6 Mei 2026

Internasional

Prancis Buka Kembali Sekolah, Seusai Pemenggalan Kepala Guru Sejarah

Sekolah di Prancis dibuka kembali Senin (2/11/2020) untuk pertama kalinya sejak pemenggalan kepala seorang guru sejarah.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/PATRICK HERTZOG
Guru Joanne Riedinger menyemprotkan gel hidroalkohol ke tangan murid, seiring dibukanya kembali sekolah di Paris, Prancis, Senin (2/11/2020). 

Macron telah membela keputusan untuk menerbitkan karikatur tersebut, yang menurutnya merupakan dua hak yang paling dihargai Prancis: kebebasan berekspresi dan sekularisme.

Kartun tersebut awalnya diterbitkan di Denmark pada tahun 2005 dan di tempat lain kemudian di negara-negara di mana kebebasan berekspresi dianggap tidak dapat diganggu gugat.

Banyak Muslim melihat sebagai penistaan.

Baca juga: Prancis Tangkap Dua Orang Terkait Serangan Mengerikan di Gereja Nice

“Kami berhak percaya bahwa karikatur ini tidak enak," kata Gerald Darmanin, Menteri Dalam negeri Prancis kepada televisi BFM, Senin (2/11/2020).

"Ada banyak orang yang menurut saya berselera buruk," tambahnya.

"Ada banyak orang yang menurut saya mengatakan hal-hal bodoh,” ujarnya.

"Tapi aku akan membela sampai mati hakmu untuk mengatakannya, seperti yang dikatakan Voltaire," tutupnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved