Luar Negeri
Presiden Kosovo Hashim Thaci Mengundurkan Diri, Hadapi Tuduhan Kejahatan Perang
Keputusan itu menjadi kejatuhan mantan pemimpin pemberontak yang sudah membebaskan mantan provinsi di Serbia itu satu dekade silam.
Didirikan lima tahun lalu, KSC sebenarnya menggunakan hukum Kosovo.
Namun, mereka memutuskan menjalankan proses hukumnya di Belanda.
Alasannya, mereka ingin melindungi sejumlah saksi dari kemungkinan terjadinya intimidasi dari rakyat yang menganggap Thaci dan kroninya adalah pahlawan.
Namun di dalam negeri, masih ada yang menganggap Thaci dan lingkarannya melakukan korupsi yang hanya menjerumuskan Kosovo ke jurang kemiskinan.
Tetapi jumlah yang menentang itu hanya sedikit.
Mayoritas jelas bakal membelanya ketika sang presiden tersangkut tuduhan tersebut.
Hashim Thaci Didakwa Kejahatan Perang
Presiden Kosovo, Hashim Thaci, dan sembilan mantan milisi lainnya didakwa melakukan kejahatan perang oleh Kantor Jaksa Penuntut Khusus Den Haag, Belanda.
berdasarkan keterangan Dewan Khusus Kosovo, Thaci dan bekas milisi dituding bertanggung jawab atas setidaknya 100 kaasus pembunuhan.
Dilansir Deutsche Welle Rabu (24/6/2020), Hashim Thaci dan sembilan lainnya didakwa melakukan penyiksaan, persekusi, dan penghilangan paksa.
Dakwaan kejahatan perang itu disebut merupakan hasil dari "penyelidikan panjang", di mana mereka bertekad membuktikan tudingan tersebut.
Thaci, yang berusia 52 tahun, memegang peranan penting dalam menggalang gerakan etnis Albania di wilayah yang dulunya masuk kawasan Serbia.
Kurang dari setahun lalu, Perdana Menteri Ramush Haradinaj secara mengejutkan mundur setelah dia dipanggil pengadilan untuk dakwaan yang sama.
Konflik etnis pada pada akhir 1990-an itu memaksa NATO turun tangan, di mana mereka menyokong separatis dengan mengebom target Serbia di Kosovo.
Beberapa tahun setelahnya, para penjahat perang di konflik Kosovo dihadapkan pada Pengadilan Kriminal Internsional untuk Mantan Yugoslavia (ICTY) di Den Haag.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-kosovo-hashim-thaci-memeriksa-personel-pasukan-keamanan-kosovo.jpg)