Jumat, 5 Juni 2026

Internasional

Tim Kampanye Trump dan Komite Nasional Republik Mulai Panik

Presiden AS Donald Trump dilaporkan meminta para donor untuk mendukung dana resmi pertahanan pemilu, karena jalannya menuju pemilihan tampaknya akan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/JOHN MOORE / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA
Pendukung Donald Trump berkumpul untuk demonstrasi di luar pusat Tempat Pemungutan Suara di Detroit, Michigan, AS, Jumat (6/11/2020) malam. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump dilaporkan meminta para donor untuk mendukung dana resmi pertahanan pemilu, karena jalannya menuju pemilihan tampaknya akan diwarnai oleh kemenangan Biden.

Menurut Wall Street Journal pada Sabtu (7/11/2020), tim kampanye Trump dan Komite Nasional Republik mulai panik mengirim SMS dan email ke daftar donor mereka setelah Hari Pemilu.

Mereka memberi tahu berbagai orang: "Kita harus MELINDUNGI pemilu!"

Baca juga: Donald Trump Ingin Balas Dendam Terhadap Fox News, Tuding Sebagai Biang Kehancurannya

Bahkan, telah dikirim atas nama putra Trump, Donald Trump Jr , di mana ia tampaknya memohon:

"Ayah saya meminta ANDA untuk membantu mendukung Dana Pertahanan Pemilu yang kritis ini."

Berita itu muncul setelah tim Trump mengumumkan bahwa pemilihan belum berakhir.

Sang presiden menyindir ini tidak akan menyerah kepada Joe Biden jika Demokrat memenangkan Gedung Putih .

Baca juga: Tentara AS Kesal Dengan Pernyataan Presiden Donald Trump, Hentikan Penghitungan

Sedangkan Joe Biden berbicara singkat di Delaware untuk memberitahu para pendukung:

"Kita ami akan menang saat mereka membangun kembali tembok biru di Michigan Wisconsin dan Pennsylvania dalam perjalanan untuk mendapatkan lebih dari 300 suara electoral college," kata Biden.

“Angka-angka tersebut memberi tahu kami kisah yang jelas dan meyakinkan," ujarnya.

"Kami akan memenangkan perlombaan ini, ”kata Biden.

Baca juga: Partai Demokrat Minta Partai Republik Sadarkan Presiden Donald Trump

Dengan penghitungan yang diharapkan terus berlanjut hingga Sabtu (7/11/2020, Biden mengatakan tidak menunggu hasil akhir untuk mulai bekerja.

Singkatnya, Bernie Sanders memposting video segera setelah pidato yang menguraikan agenda progresif Demokrat untuk 100 hari pertama Kongres berikutnya dengan Biden di Gedung Putih.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved