Berita Nagan Raya
Kasus Ribut di Kantor Keuchik, Muspika Darul Makmur, Nagan Raya Pertemukan Dua Kubu Warga
“Kami sekarang di Polsek, guna duduk bersama,” kata Pjs Keuchik Hendi.
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
“Kami sekarang di Polsek, guna duduk bersama,” kata Pjs Keuchik Hendi.
Laporan Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Muspika Darul Makmur, Nagan Raya mempertemukan dua kubu warga, terkait keributan di Kantor Keuchik Tuwi Buya kecamatan setempat, Selasa (10/11/2020).
Kasus keributan di kantor keuchik itu, menyebabkan sejumlah meja dan kursi rusak.
Informasi diperoleh Serambinews.com, menjelaskan, kasus keributan di kantor keuchik bermula diadakan musyawarah desa yang dihadiri Pjs Keuchik, mukim, serta warga.
Turut dihadiri unsur Muspika yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur kecamatan.
Musyawarah di kantor desa terkait Pjs Keuchik Tuwi Buya, M Hendi menyusul telah dilayangkan surat mundur sebagai Pjs.
Ada sejumlah warga meminta Pjs keuchik tetap dipertahankan dan sejumlah warga lain meminta Pjs keuchik yang mundur tidak perlu dipertahankan.
Baca juga: Aktivis Perempuan Dukung Istri Ahmadi Sebagai Wakil Bupati Bener Meriah
Tidak jelas siapa yang memulai, sehingga pertemuan pada sebuah ruang berlanjut keributan jelang zuhur atau sekira pukul 12.30 WIB pada sebuah ruang lain.
Sejumlah bangku dan meja di ruang kantor keuchik sempat rusak.
Guna mengantisipasi keributan meluas, dua kubu yakni pembela Pjs keuchik dan pihak penolak Pjs keuchik, akhirnya dibawa ke Polsek Darul Makmur.
Camat Darul Makmur Tawaruddin, Kapolsek Darul Makmur Iptu Samsul Bahri, Pjs Keuchik M Hendi dan kubu kedua kelompok melakukan pertemuan.
Guna memediasi penyelesaian serta untuk mengetahui mula awal keributan tersebut.
“Kami sekarang di Polsek, guna duduk bersama,” kata Pjs Keuchik Hendi.
Camat Darul Makmur, Tawaruddin mengungkapkan, pihaknya berharap persoalan kecil ini dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.