Kamis, 4 Juni 2026

Berita Luar Negeri

Korea Selatan Luncurkan Kapal Selam Baru, Bisa Menyelam 20 Hari Tanpa Muncul ke Permukaan

kapal selam korea selatan ini akan menampilkan sistem tempur dan sonar canggih dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan bawah air

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi

SERAMBINEWS.COM - Korea Selatan (Korsel)  meluncurkan kapal selam baru berkapasitas 3.000 ton pada hari Selasa (10/22/2020).

Menurut Angkatan Laut Korsel, kapal selam ini akan menampilkan sistem tempur dan sonar canggih dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan bawah air.

Melansir Yonhap, upacara peluncuran berlangsung di Okpo Shipyard of Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co di kota tenggara Geoje.

Kapal selam bertenaga diesel kelas menengah, dinamai sesuai nama pejuang independen Korea terkemuka, Ahn Mu.

Ini adalah yang kedua dari tiga kapal selam kelas 3.000 ton yang direncanakan Korea Selatan untuk dibangun pada tahun 2023 dengan teknologinya sendiri di bawah proyek 3,09 triliun won (US$ 2,77 miliar) yang diluncurkan pada tahun 2007.

Baca juga: Mengerikan Monster Laut Bikinan Rusia, Bisa Hancurkan Kapal Musuh Sebelum Sempat Mendeteksinya

Kapal selam pertama, Dosan Ahn Chang-ho, diluncurkan pada 2018 dan diharapkan dapat dioperasikan sekitar akhir tahun ini.

Yonhap memberitakan, kapal selam sepanjang 83,3 meter dan lebar 9,6 meter itu mampu membawa 50 awak kapal.

Baca juga: Uji Coba Berakhir, Kapal Induk Pertama Buatan China Lebih Mengerikan dari Kapal Induk Liaoning

Bahkan dapat beroperasi di bawah air selama 20 hari tanpa muncul ke permukaan, kata pejabat Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA). 

Pejabat tersebut menambahkan, kapal itu akan dilengkapi dengan enam tabung vertikal yang mampu menembakkan rudal balistik berbasis kapal selam.

Kapal itu akan dikirim ke Angkatan Laut dan dikerahkan pada 2022 setelah melalui tes yang diperlukan.

Baca juga: Diam-diam Korea Utara Bangun 2 Kapal Selam Nuklir, Mampu Tembakkan Rudal Balistik 

"Sebagai salah satu aset strategis utama Angkatan Laut, sistem ini diharapkan dapat memungkinkan kita untuk lebih merespon ancaman dari segala arah dan meningkatkan kemampuan pertahanan nasional," kata seorang pejabat Angkatan Laut seperti yang dilansir Yonhap.

Penamaan tersebut memiliki arti penting.

Karena tahun ini menandai seratus tahun pertempuran bersejarah Bongo-dong dan Cheongsan-ri yang terjadi di timur laut China pada tahun 1920.

Di mana Jenderal Ahn memimpin pejuang independen Korea dan mengalahkan tentara Jepang.

Baca juga: Ini Kapal Selam Paling Mematikan di Dunia Milik Rusia, Kekuatan Nuklirnya Bisa Hancurkan Satu Negara

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved