Minggu, 17 Mei 2026

Amien Rais Rilis Logo Partai Ummat, Diilhami dari Kiswah Ka'bah, Simak Penjelasannya

Logo dan bendera Partai Ummat itu dilaunching Amien Rais melalui tayangan video yang diunggah di akun Youtube Amien Rais Official. 

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Youtube Amien Rais Official
Amien Rais merilis Logo Partai Ummat 

SERAMBINEWS.COM - Mantan Ketua MPR, Amien Rais merilis logo dan bendera Partai Ummat, Selasa (10/11/2020). 

Logo dan bendera Partai Ummat itu dilaunching Amien Rais melalui tayangan video yang diunggah di akun Youtube Amien Rais Official. 

Dalam keterangannya, Amien Rais mengatakan logo Partai Ummat ia sebut sebagai Perisai Tauhid.

"Setelah bermusyawarah panjang, kami akhirnya memutuskan bahwa logo Partai Ummat adalah Perisai Tauhid," kata mantan Ketua Umum PAN ini.

Logo Partai Ummat itu berupa perisai dengan garis tepi berwarna kuning keeemasan. 

Di tengah perisai itu, terdapat simbol bintang yang juga berwarna keemasan. 

Adapun latar belakang perisai berwarna hitam. 

S
Logo Partai Ummat bentukan Amien Rais (Youtube Amien Rais Official)

Menurut Amien Rais, bintang dalam logo Partai Ummat itu menyimbolkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Bintang merupakan simbol Ketuhanan Yang Maha Esa," ujar dia. 

Lebih lanjut, Amien Rais mengungkapkan dalam Islam, kalimat tauhid disebut sebagai kalimah thayyibah yang diibaratkan sebagai syajarah thayyibah yakni pohon yang indah yang akarnya merasuk ke dalam petala bumi.

Sementara cabangnya menjulang tinggi ke angkasa.

Pohon itu memberikan manfaat kepada alam sekitarya, sepanjang masa dengan izin Tuhannya.

"Insya Allah Partai Ummat akan ikut memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia, selama keberadaan dan kehidupannya," ujar Amien. 

S
Amien Rais merilis Logo Partai Ummat (Youtube Amien Rais Official)

Baca juga: Fakta Bangkitnya Partai Masyumi, Ustaz Somad Diajak Bergabung, Amien Rais Siap Jika Partainya Kalah

Baca juga: Dirikan Partai Ummat, Amien Rais Diminta Tak Hanya Kejar Agenda Politik Jangka Pendek

Amien mengungkapkan kalimat Tauhid juga disebut sebagai kalimat tahrir atau kalimat pembebasan. 

Artinya membebaskan umat manusia dari belenggu penghambaan, kepada sesama manusia menjadi penyembahan kepada Allah semata.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved