Internasional
Pakistan Klaim Memiliki Bukti Serangan Teroris Disponsori India
Pemerintah Pakistan mengklaim pemerintah India mensponsori terorisme yang bertujuan mengacaukan negara itu.
SERAMBINEWS.COM, ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan mengklaim pemerintah India mensponsori terorisme yang bertujuan mengacaukan negara itu.
Dengan menargetkan kemitraan ekonominya dengan China, tuduhan yang disampaikan oleh para pejabat tinggi Pakistan pada konferensi pers yang dramatis.
Pakistan dan India secara rutin saling menuduh satu sama lain menargetkan satu sama lain.
Tetapi ini adalah waktu yang jarang di mana para pejabat Pakistan mengatakan telah menyiapkan segunung bukti untuk mendukung tuduhan terhadap saingan mereka di Asia Selatan itu, lansir AP, Sabtu (14/11/2020).
Dalam konferensi pers bersama di ibu kota Islamabad, Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi, bersama dengan juru bicara militer Mayjen Babar Iftikhar mengatakan agen intelijen India sedang beroperasi di negara tetangga Afghanistan.
Baca juga: Tentara Pakistan dan India Terlibat Pertempuran Sengit di Perbatasan, 15 Orang Tewas
Dikatakan, mereka sedang merencanakan serangan di dalam perbatasan Pakistan.
"India mengizinkan tanahnya digunakan melawan Pakistan untuk terorisme," kata Qureshi.
Dia menambahkan New Delhi juga merencanakan serangan dari negara tetangga.
Qureshi mengatakan Pakistan mengirimkan buktinya ke Perserikatan Bangsa-Bangsa menuntut India dikecam.
Pakistan juga memperingatkan tanpa intervensi internasional sulit untuk menjamin perdamaian di Asia Selatan.
Sebuah kawasan di mana India dan Pakistan memiliki senjata nuklir.
Baca juga: India Rayakan Kemenangan Kamala Harris, Puji Sebagai Pembuat Sejarah
“Kami memiliki fakta tak terbantahkan yang akan kami sampaikan kepada bangsa dan masyarakat internasional melalui berkas ini,” tegasnya.
Belum ada komentar langsung dari pejabat India atas klaim pemerintah Pakistan. New
Delhi juga menuduh Pakistan mensponsori kelompok militan yang melakukan serangan di dalam perbatasannya dalam beberapa tahun terakhir ini.
Tekanan itu datang sehari setelah militer Pakistan mengatakan lima warga sipil dan seorang tentara tentara tewas oleh tembakan dari pasukan India di perbatasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jubir-militer-pakistan-konferensi-pers.jpg)