Jumat, 24 April 2026

Penanganan Covid 19

Status Abdya Turun Menjadi Zona Risiko Rendah Covid-19, Warga Diminta Tetap Waspada

Penurunan status ini merupakan hasil pemetaan yang dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya, Safliati SST MKes.   

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), selama ini masuk  zona oranye atau zona risiko sedang, kembali turun masuk zona kuning atau zona risiko rendah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Perkembangan menggembirakan itu merupakan hasil pemetaan yang dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

“Abdya masuk zona kuning diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat pada Rabu lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, Safliati SST MKes kepada Serambinews.com, Senin (16/11/2020).

Penurunan zona risiko dari orange menjadi kuning, diingatkan agar tidak membuat masyarakat menjadi lengah. Meskipun risiko turun menjadi zona kuning,  mayarakat diminta agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran diri.

“Protokol kesehatan (protkes) tetap mutlak harus dilaksanakan  dalam setiap kegiatan sehari-hari,” kata Safliati, juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya.

Kepala Dinkes Abdya itu menjelaskan, dalam rapat dengan Dinkes Provinsi Aceh secara virtual, Kamis lalu yang diikuti semua jajaran kesehatan juga ditanya tentang kiat-kiat Kabupaten Abdya sehingga kembali masuk zona kuning.    

Seperti diketahui bahwa peta zonasi risiko Covid-19 di daerah dihitung berdasarkan indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skorsing dan pembobotan.  

Dalam hal ini, kata Safliati, di Abdya terjadi penurunan jumlah kasus terkonfirmasi Positif, Probable dan penurunan jumlah meninggal kasus positif dan probable pada minggu terakhir.

Karenanya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya, mengajak semua pihak secara bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran diri untuk melaksanakan protkes sehingga mampu menekan kasus Covid-19.

Peraturan Bupati (Perbup) Abdya tentang  Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protkes, yang sudah diterapkan selama beberaap bulan terakhir diminta agar benar-benar dipatuhi semua pihak. 

“Bisa jadi, Abdya kembali masuk zona  oranye, jika terjadi penambahan kasus,” katanya.    

Seperti diberitakan, jumlah kasus Positif dan Probable Covid-19 Abdya cenderung menurun selama beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan update terakhir, Minggu (15/11/2020) sore pukul 17.00 WIB, kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Abdya, berjumlah 90 orang, hasil pendataan sejak Maret 2020.

Baca juga: Di Nagan Raya Bertambah Dua Pasien Positif Covid-19, Total 150 Orang

Baca juga: Bertambah 4.106 Kasus, Covid-19 di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Baca juga: Kasus Konfirmasi Baru Covid-19 di Aceh Bertambah 49 Orang

Kepala Dinkes Abdya, Safliati SST MKes kepada Serambinews.com menjelaskan, jumlah 90 warga yang terkonfirmasi Positif Corona, bertambah 2 orang dibandingkan update  data lima hari lalu sebanyak 88 orang. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved