MTQ Nasional Sumbar
Ini Peserta Aceh yang Tampil Selasa Pagi Hingga Siang, Fahmil Putra Terganjal
“Regu Fahmil Quran Putra Aceh gagal ke babak berikutnya setelah diganjal regu fahmil Jawa Timur dengan perbandingan nilai 1.050-1.475.”
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
“Regu Fahmil Quran Putra Aceh gagal ke babak berikutnya setelah diganjal regu fahmil Jawa Timur dengan perbandingan nilai 1.050-1.475.”
Laporan Nasir Nurdin | Padang
SERAMBINEWS.COM, PADANG – Sebanyak enam peserta perorangan dan satu grup dari kafilah Aceh tampil di berbagai arena perlombaan MTQ Nasional di Padang, Selasa (17/11/2020) pada sesi pagi dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Di arena Gedung Olahraga (GOR) Univeritas Negeri Padang (UNP) 2, tampil Syeh Marzawi, cabang khat hiasan mushaf putra. Di tempat yang sama juga berlomba cabang khat hiasan mushaf putri atas nama Azlina.
Di arena Masjid El-Hakim, peserta Aceh yang tampil adalah Shahibul Kiram, cabang tilawah anak-anak putra asal Aceh Jaya. Di arena yang sama juga berlomba Luthfia Wahyu Marnisa, cabang tilawah anak-anak putri asal Simeulue.
Cabang lainnya yang tak kalah menarik adalah qiraat mujawwad.
Baca juga: Ada Harapan Penting di Balik Pelaksanaan MTQ
Dua peserta Aceh yang berlomba di cabang ini adalah Zul Aqli untuk kelompok putra dan Nurul Hayati di kelompok putri. Keduanya tampil di Mimbar Utama Masjid Raya Sumbar.
Penampilan Zul Aqli dan Nurul Hayati di Mimbar Utama Masjid Raya Sumbar disaksikan langsung oleh dua pelatih cabang qiraat mujawwad yaitu Ustaz Zamni Yunus dan Ustaz Muhammad Iqbal beserta ofisial lainnya.

Fahmil Putra Gagal
Penampilan grup fahmil Quran putra Aceh dengan komposisi Muammar, Iban Nazza Al-Karimi, dan Ahlul Ramadhana di Auditorium UNP 1 Padang, mendapat perhatian dari kafilah Aceh.
Pasalnya, sehari sebelumnya, tim fahmil Quran Aceh berhasil lolos ke semifinal setelah merontokkan ambisi Papua Barat dan Kepulauan Riau.
Baca juga: Tim Syarhil Putra Aceh Bertekad Tampil All Out di MTQ Nasional Padang
Ternyata, anak asuhan Ustaz Feri Adriansyah tersebut gagal mengikuti tim putri.
Aceh mengantongi nilai akhir 1.050 atau terpaut tidak terlalu jauh dengan tim Jawa Timur 1.475. SedangkanBengkulu memperoleh 540.
Menanggapi hasil yang dicapai regu fahmil putra Aceh, Kadis Syariat Islam Aceh, EMK Alidar berharap tetap semangat.
“Tak perlu kecewa, tetap semangat, hana reaseuki lom (belum rezeki),” kata Alidar yang juga Ketua Kafilah Aceh. (*)