Jumat, 5 Juni 2026

Berita Aceh Singkil

Simak, Trik Menghafal Al Qur'an Secara Otodidak Ala Murid SD di Aceh Singkil

Lalu, bagaimana trik Lunaya menghafal Qur'an serta menjaganya agar tidak lupa? Menghafal dilakukan dua kali sehari, setiap selesai shalat subuh...

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Lunaya, murid kelas VI SD Negeri 1 Ketapang Indah, Singkil Utara, Aceh Singkil, ditemani ayahnya Serma Hermandani menghafal Al Qur'an, Selasa (17/11/2020) 

Lalu, bagaimana trik Lunaya menghafal Qur'an serta menjaganya agar tidak lupa? Menghafal dilakukan dua kali sehari, setiap selesai shalat subuh dan selesai shalat magrib. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sebelum berangkat kerja, Sersan Mayor (Serma) Hermandani duduk di kursi plastik di teras rumahnya di kawasan Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, Selasa (17/11/2020) pagi. 

Di depannya, Lunaya duduk memegang Al Qur'an di pangkuannya

Anak ke-3 perempuannya ini duduk di kelas VI SD Negeri Ketapang Indah.

Sejak setahun silam, anak perempuan 11 tahun itu, rutin menghafal Al Qur'an.

Uniknya, ia menghafal Qur'an secara otodidak, berbekal pengetahuan tajwid (ilmu yang mempelajari pengucapkan huruf-huruf dalam kitab suci Al Qur'an) yang dipelajari di tempat ngajinya. 

Sementara, Hermandani hanya bertugas menemaninya.

Baca juga: RBA Gelar Dalkot Kota Juang 6.30

Sebab, pengetahuan tajwid-nya tak sedalam anaknya. 

Sudah satu juz dan 50 ayat, berhasil dihapal murid penyuka pelajaran IPA itu.

Al Qur'an yang berhasil dihafalnya juz 30, sedangkan juz satu sebanyak 50 ayat. 

"Saya kalau baca Al Qur'an sering dibetulkan Lunaya. Dia memang menguasai tajwid lebih baik dibanding saya," kata Hermandani.

Lalu, bagaimana trik Lunaya menghafal Qur'an serta menjaganya agar tidak lupa?

Menghafal dilakukan dua kali sehari, setiap selesai shalat subuh dan selesai shalat magrib. 

Sedangkan untuk menjaga hapalan agar tidak lupa, dilakukan setiap shalat lima waktu. 

"Misal shalat subuh mengulang hapalan juz 30 dimulai dari surat An Naba dan seterusnya berurut setiap shalat," ujar Luna-- panggilan akrab Lunaya berbagi trik.

Menguji hafalan Qur'an sudah tepat atau belum, Lunaya minta diuji Ustadz Suhermi, imam sekaligus guru ngaji di mushala Al Ilmi samping rumahnya. 

Cara lain, dengan mengikuti perlombaan hafiz Qur'an.

Baca juga: VIRAL Remaja Idap Diabetes, Jika Kumat Tubuh Lemas, Kaki Bengkak dan taak Sanggup Berjalan

Sayang, perlombaan tersebut jarang ada yang selenggarakan.

"Terakhir, Ramdhan lalu ikut perlombaan di radio, salah satu huruf," ujarnya. 

Lunaya menceritakan, menghapal Qur'an atas kemauan sendiri.

Belakangan karena memiliki daya ingat kuat, langganan rangking dua di sekolah itu, diarahkan orang tuanya terus menambal jumlah hafalan Qur'an.

"Ada bakat hafalannya cukup kuat. Pernah saya tes Luna hapal empat surat pendek pada juz 30, sementara saya cuman satu surat. Terakhir saat menghafal juz satu, dalam waktu dua minggu hafal 50 ayat," jelas Hermandani, ayah Lunaya.

Anak perempuan kelahiran 21 September 2009 itu memutuskan, masuk pesantren hafiz usai tamat dari SD Negeri 1 Ketapang Indah.

"Cita-cita menjadi orang kaya, tapi sebagai umat Islam menjadi hafiz sangat baik," tukas putri pasangan Hermandani dan Titin Magnalena tersebut.

Lunaya memiliki cita-cita menjadi orang kaya.

Sedangkan menjadi hafiz merupakan jalan hidup yang dilaluinya. (*)

Baca juga: Maraknya Judi Online dan Penggerebekan Gay, DPRK Banda Aceh Panggil Dinas dan Lembaga Terkait

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved