Breaking News:

Shalat Tahajud

Bacaan Niat dan Tata Cara Shalat Tahajud Serta Penjelasan UAS dan Ustadz Adi Hidayat

Pertama akan dibimbing untuk mendapatkan karir terbaik dalam aktivitas kehidupannya.

Editor: Nur Nihayati
Reuters
ILUSTRASI - Seorang pria berdoa seusai shalat Jumat di Masjid Al-Rajhi, Riyadh, Arab Saudi. 

Ustadz Abdul Somad mengatakan, makanya habis Isya matikan lampu, tidur.

"Itu maka orang-ornag dulu itu sehat-sehat badannya. Habis Isya tidur. TV tak ada. Internet tak ada. Makan ikan asin kangkung, tidur, besok anak 10," jelasnya.

Oleh sebab itu maka, kata UAS, kalau mau tidur yang berkualitas adalah setelah Isya.

"Itu tidur berkualitas. Nabi SAW tidur tak banyak. Sikit tapi berkualitas. Bukan macam kita, sikit-sikit tidur," jelasnya.

Cara melaksanakan Sholat Tahajud pada dasarnya sama dengan sholat sunnah pada umumnya.

Sebelum sholat disyaratkan suci dari hadats kecil dan hadats besar; suci badan, pakaian dan tempat dari najis; menutup aurat; dan menghadap kiblat.

Juga disunnahkan mengawalinya dengan dua rakaat ringan.

Sholat Tahajud dikerjakan dua rakaat salam, dua rakaat salam.

Para ulama berbeda pendapat mengenai batasan jumlah rakaatnya.

Rasulullah terkadang melaksanakan 11 rakaat termasuk witir dan terkadang 13 rakaat termasuk witir.

Tata Cara Salat Tahajud, bisa dilaksanakan dengan berbagai cara.

Melansir UMM.ac.id, di antara cara melaksanakan Solat Tahajud adalah:

1.. Melaksanakan empat rakaat + empat rakaat + tiga rakaat (4 + 4 + 3 = 11 rakaat). (Berdasarkan HR. Al-Bukhari dari 'Aisyah)

2. Dua rakaat iftitah + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + satu rakaat (2 + 2 + 2 + 2 + 2 + 2 + 1 = 13 rakaat). (Berdasarkan HR. Muslim dari 'Aisyah).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved