Berita Banda Aceh
Perempuan Aceh, Ayo Ikut Seleksi Perempuan Inisiator Indonesia, Ini Jadwal dan Kriterianya
Selanjutnya, perempuan yang terpilih akan dikukuhkan sebagai Perempuan Inisiator Indonesia 2020, bersama 33 perempuan lain dari seluruh Indonesia.
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Mursal Ismail
Selanjutnya, perempuan yang terpilih akan dikukuhkan sebagai Perempuan Inisiator Indonesia 2020, bersama 33 perempuan lain dari seluruh Indonesia.
Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh akan menyeleksi perempuan-perempuan Aceh yang aktif di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA).
Kesempatan ini terbuka bagi setiap individu (perempuan) Aceh.
Selanjutnya, perempuan yang terpilih akan dikukuhkan sebagai Perempuan Inisiator Indonesia 2020, bersama 33 perempuan lain dari seluruh Indonesia.
Hal tersebut terungkap dalam rapat Tim Seleksi Perempuan Inisiator Indonesia 2020 yang digelar di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, di kawasan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa, (17/11/2020).
“Pemilihan perempuan inisiator dari Aceh bagian dari kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 tahun 2020 yang jatuh pada 22 Desember nanti,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dr Ir Dyah Erti Idawati MT, Rabu (18/11/2020).
Dyah mengatakan, leading sektor Seleksi Perempuan Inisiator Indonesia 2020 di Aceh adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh, dan didukung sepenuhnya oleh Tim Penggerak PKK Aceh.
Baca juga: Sebelum Terjun ke Sungai, Pria yang Hilang di Aceh Tamiang itu Mengaku Diracun
Baca juga: Kontrak Blok B Berakhir 17 November, Menteri ESDM Setujui PEMA Jadi Kontraktor Baru, Tapi Begini
Baca juga: Si Bintang Kecil Win Simahgoda Mengolah Konten Youtube dari Rumahnya di Atu Lintang
Dalam hal ini, Dyah yang akan bertindak sebagai Ketua Tim Seleksi menilai pemilihan perempuan inisiator tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi perjuangan perempuan dalam berekpresi, mengeksplorasi diri, dan menginspirasi bagi sesama, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Aceh.
“Pada PHI ke-92 nanti akan tampil sosok perempuan inisiator pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari Aceh. Ia bukan perempuan yang prestasi di lingkup domestik saja,” tutur Dyah.
Penghargaan kepada perempuan inisiator, lanjutnya, memperkuat pengakuan partisipasi perempuan dalam meningkatkan kualitas hidup manusia.
Pihaknya akan menyeleksi perempuan-perempuan inisiator yang sudah berkiprah membangun wilayahnya.
"Inisiatif dan inovasi mereka akan didokumentasikan dan dipublikasikan secara luas untuk menginspirasi perempuan-perempuan lainnya di seluruh nusantara," jelasnya.
Selanjutnya Dyah menjelaskan, sasaran penjaringan perempuan inisiator Indonesia 2020, yakni perempuan-perempuan yang bergerak mandiri di akar rumput dan non akademisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-tim-penggerak-pkk-aceh-dyah-erti-idawati-bicara-soal-perempuan-inisiator.jpg)