Kesehatan
Ternyata, Olahraga Pagi Punya Manfaat Tak Terduga, Dapat Turunkan Risiko Kena Kanker
Siapa sangka, olahraga pagi ternyata bisa lebih bermanfaat ketimbang olahraga di sore hari.
Para peserta adalah bagian dari studi multi-kasus kontrol Spanyol (MCC-Spanyol), yang bertujuan untuk memahami faktor-faktor penyebab kanker umum di Spanyol dan bagaimana mencegahnya.
Dari 2008-2013, peneliti mewawancarai peserta untuk mengetahui rekreasi seumur hidup dan aktivitas fisik rumah tangga mereka. Rata-rata 3 tahun kemudian, peneliti menilai kapan orang-orang berolahraga.
Para peneliti secara khusus mengamati 781 wanita yang menderita kanker payudara dan juga menanggapi kuesioner tentang aktivitas fisik mereka dan 504 pria yang menderita kanker prostat serta memberikan data tentang waktu olahraga mereka.
Para peneliti memilih kontrol dalam studi MCC-Spanyol secara acak dari catatan praktik umum. Para peneliti mencocokkan mereka dengan orang-orang dalam penelitian dengan kanker, yang memiliki jenis kelamin yang sama dan usia yang sama.
Kontrol dalam penelitian ini juga menanggapi pertanyaan lanjutan tentang aktivitas fisik dan waktunya.
Baca juga: Mana yang Lebh Baik, Olahraga Dulu atau Sarapan Pagi Dulu? Berikut Penjelasannya
Olahraga di pagi hari
Para peneliti menemukan, bahwa aktivitas fisik antara pukul 8:00 hingga 10:00 memiliki potensi efek paling menguntungkan dalam mengurangi risiko kanker payudara dan prostat.
Sekitar 7% orang dengan kanker payudara dan 9% orang dalam kelompok kontrol melakukan sebagian besar olahraga mereka di pagi hari. Sekitar 12,7% penderita kanker prostat dan 14% kelompok kontrol melakukan senam pagi.
Para peneliti mengembangkan model yang menunjukkan kemungkinan terkena kanker payudara, hasilnya berpotensi 25% lebih rendah karena berolahraga di pagi hari, dibandingkan dengan yang tidak berolahraga.
Gambaran serupa didapatkan untuk kanker prostat. Model penelitian tersebut memperkirakan, mereka yang berolahraga di pagi hari memiliki 27% penurunan kemungkinan terkena kanker prostat dibandingkan yang tidak berolahraga.
Sedangkan orang yang berolahraga di malam hari, antara pukul 19.00 hingga 23:00, memiliki 25% penurunan risiko terkena kanker prostat. Namun, seperti temuan pagi hari, bukti tersebut tidak signifikan secara statistik.
tribunnews
Presiden Jokowi berolahraga sepeda. (Istimewa)
Para peneliti mengatakan, bahwa setiap efek menguntungkan dari olahraga di pagi hari untuk risiko kanker payudara kemungkinan terkait dengan estrogen.
Kadar estrogen yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara, dan olahraga dapat menurunkan kadar estrogen. Sebagai catatan, produksi estrogen paling aktif sekitar pukul 7:00 pagi.
Melatonin juga bisa menjadi faktor penyebab. Para peneliti menunjukkan, bahwa melatonin dapat melindungi dari risiko kanker dan olahraga di siang atau malam hari dapat menunda produksi melatonin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/olahraga-pagi-polres-bener-meriah.jpg)