Senin, 13 April 2026

Berita Lhokseumawe

Korem Lilawangsa Latih Relawan Penanggulangan Bencana Alam

Tenaga para relawan tanggap bencana sangat dibutuhkan mengingat Aceh sering mengalami peristiwa bencana alam.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Dok Korem 011/Lilawangsa
Satuan Korem 011/Lilawangsa melatih relawan asal Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe untuk meningkatkan pengetahuan penanggulangan alam bidang perlindungan sosial, Jumat (20/11/2020). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Satuan Korem 011/Lilawangsa melatih ratusan relawan asal Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe untuk meningkatkan pengetahuan penanggulangan bencana alam bidang perlindungan sosial.

Kegiatan tersebut digelar di beberapa lokasi, termasuk titik rawan bencana banjir tepatnya di Gampong Parang Siekurung, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten  Aceh Utara. Kegiatan di lokasi tersebut berupa latihan dengan pola simulasi. 

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro melalui Kasi Ops Korem 011/LW Mayor Inf Andri Sagita Putra menerangkan, peserta latihan adalah relawan dari berbagai lembaga tanggap bencana diantaranya, SAR, BPBD, Dinas Sosial, PMI Mahasiswa, Pramuka, Rapi dan juga jurnalis.

“Pelatihan kita gelar langsung  dititik rawan bencana banjir, tujuannya  agar relawan mampu menyerap materi dengan baik dan siap terjun jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” jelas Mayor Inf Andri Sagita, saat menutup acara latihan di Gampong Parang Siekurung, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Jumat (20/11/2020), kepada Serambinews.com.

Menurutnya tenaga para relawan tanggap bencana sangat dibutuhkan  mengingat Aceh, khususnya wilayah Korem 011/Lilawangsa daerah rentan rawan bencana alam, seperti  kebakaran hutan, lahan, puting beliung, gempa bumi dan tanah longsor.

“Data BNPB pada tahun  2020 telah terjadi 2059 bencana alam di seluruh di Indonesia, Aceh satu dari lima provinsi paling rentan, seperti di  Aceh Tengah dan Bener Meriah sering terjadi longsor, Aceh Utara dan Lhokseumawe kerap banjir,” jelasnya.

Saat ini juga masuk musim penghujan, Aceh Utara sangat rawan banjir, termasuk di lokasi tempa latihan simulasi digelar. Oleh sebab itu relawan dituntut siap sedia untuk diterjukan ke lokasi bencana alam. 

"Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan simulasi penanganan bencana alam berjalan lancar, aman dan tanpa kendala. Mengingat masih Pandemi Covid-19, latihan tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Keuchik Minta Kasus Mesum Janda dan Pria Beristri Diselesaikan di Gampong Geudubang Jawa

Baca juga: Diduga Tertimpa Pohon, Seorang Warga Meninggal di Gunung Batee Itam

Baca juga: Jejak Pria Bersebo Perampok Toko Emas di Aceh Barat tak Ditemukan Dalam Rawa

Baca juga: Tak Sadar Ada CCTV, 2 Oknum Polisi Lakukan Hubungan Suami Istri di Jam Kerja saat Kantor Sepi

Baca juga: Skandal Putri Haya, Istri Ke-6 Miliarder Dubai Terungkap, Bayar Rp 22,5 M Selingkuhannya agar Diam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved