Berita Bireuen
Tim BPBD Bireuen, SAR, dan Warga Cari Bocah Tenggelam di Krueng Peusangan Kawasan Alue Limeng
Bocah tenggelam di Krueng Peusangan kawasan Desa Alue Limeng ini bernama Muhammad Al Habizi (8).
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Bocah tenggelam di Krueng Peusangan kawasan Desa Alue Limeng ini bernama Muhammad Al Habizi (8).
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen bersama tim SAR Bireuen tiba di lokasi kawasan Desa Alue Limeng, Jeumpa Bireuen, mencari bocah tenggelam.
Bocah tenggelam di Krueng Peusangan kawasan Desa Alue Limeng ini bernama Muhammad Al Habizi (8).
Korban diperkirakan tenggelam sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (21/11/2020).
Kepala BPBD Bireuen, Teguh Mandiri Putra SSTP setiba di lokasi langsung menanyakan lokasi tenggelamnya korban dan menanyakan kepada perangkat desa dugaan korban tenggelam.
Kemudian berkoordinasi dengan tim BPBD dan tim SAR.
Baca juga: Jam Malam Diberlakukan, Warga Amerika Borong Tisu Toilet di Supermarket hingga Rak-rak Kosong
Baca juga: 2.776 Warga Langgar Protkes di Banda Aceh, Ini Jumlah Denda Administrasi yang Masuk ke Kas Daerah
Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok, Hujan Mengguyur Malam Hari Gelombang Laut Capai 4 Meter
“Arus sungai sangat deras dan di dekat lokasi jatuh korban sungainya dalam serta arusnya kuat sekali,” kata Teguh.
Sementara itu, sejumlah warga setempat terus melakukan pencarian dengan menyisir kawasan pinggir sungai.
Ada yang berenang dan menyelam semampu mereka dan ada juga yang menjala di lokasi tersebut.
Keuchik Alue Limeng, M Yusuf, mengatakan, saat pencarian dilakukan oleh warga, setengah badan korban seperti sempat tersentuh kaki, namun saat hendak diambil sudah hilang lagi.
Lokasi tenggelamnya korban berjarak sekitar 250 meter sebelah selatan jembatan rangka baja Alue Limeng.
Amatan Serambinews.com, arus sungai sangat deras dan lokasi tenggelamnya korban berada di sebelah barat
sungai tersebut.
Amrizal orang tua korban kepada Serambinews.com yang ikut ke lokasi pencarian mengatakan, Muhammad Al Habizi anak kedua dari dua bersaudara, ibunya bernama Idawati.