Berita Bireuen
Bocah Tenggelam di Krueng Peusangan Akhirnya Ditemukan Sudah Meninggal, 2 Km dari Lokasi Kejadian
Murid kelas II SDN Alue Limeng ini ditemukan oleh seorang warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan kawasan Alue Badeuk
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Murid kelas II SDN Alue Limeng ini ditemukan oleh seorang warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan kawasan Alue Badeuk, Gampong Simpang Jaya, Juli, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 06.05 WIB.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bocah tenggelam di Krueng Peusangan kawasan Desa Alue Limeng, Kecamatan Juli, Kabupaten Muhammad Al Habizi (8), Sabtu (21/11/2020) siang, akhirnya ditemukan meninggal.
Murid kelas II SDN Alue Limeng ini ditemukan oleh seorang warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan kawasan Alue Badeuk, Gampong Simpang Jaya, Juli, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 06.05 WIB.
Seperti diketahui, korban sejak kemarin sudah dicari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen bersama tim SAR Bireuen.
Sementara itu, informasi dihimpun Serambinews.com, lokasi ditemukannya itu sekitar 2 kilometer (Km) dari lokasi korban tenggelam.
Orang yang menemukan mayat anak dari Amrizal dan Idawati ini adalah Zakaria Abu Bakar (50), penjaga SMPN 5
Juli Bireuen yang juga warga Simpang Jaya.
Baca juga: Siswa SMA Dirampok dan Dibunuh Rekannya, Mayat Korban Dikubur di Kebun Karet
Baca juga: Perhatikan 6 Tips dari Ahli Sebelum Olahraga Lari, Lakukan Untuk Hindari Cedera
Baca juga: Tafsir Mimpi Buang Air Besar atau Kecil, Banyak Dikaitkan dengan Pertanda yang Kurang Baik
Zakaria Abu Bakar didampingi Kapolsek Kota Juang Iptu Yusroni dan Imum Mukim Juli Selatan, Zainuddin, mengatakan sejak memperoleh informasi ada anak tenggelam kemarin, ia sudah berniat mencarinya.
Korban juga masih keluarga dekat dengan Zakaria.
Usai shalat subuh, Zakaria mencari korban di kawasan sungai itu.
Langkahnya bergerak menuju ke arah sungai Alue Badeuk sekitar 50 meter arah utara jembatan jalan utama Simpang Jaya yang tidak begitu jauh dari rumahnya membuahkan hasil.
Sesampai di pinggir sungai, ia langsung melihat bocah yang tenggelam pada Sabtu siang kemarin, tersangkut di
semak-semak pinggir sungai tersebut.
"Ketika saya sampai di pinggir sungai, saya langsung melihat jenazah korban sudah tersangkut di semak di
pinggir sungai.
Kemudian saya gendong bawa pulang ke rumah, setelah itu baru saya beritahukan kepada Tgk Imum," terang Zakaria.