Minggu, 12 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Anggaran KONI Minim, Ketua DPRK Aceh Tamiang Minta Peran Pihak Ketiga

“Perusahaan yang ada di Aceh Tamiang kita minta kontribusinya, misalnya menyalurkan CSR-nya untuk pembinaan atlet,” ungkapnya.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Foto: Humas
Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto saat menerima audiensi KONI dan Pengcab, Rabu (25/11/2020). DPRK meminta pihak ketiga berperan serta membantu perkembangan atlet daerah. 

“Perusahaan yang ada di Aceh Tamiang kita minta kontribusinya, misalnya menyalurkan CSR-nya untuk pembinaan atlet,” ungkapnya.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Ketua DPRK Aceh Tamiang Suparianto berharap, pihak ketiga bersedia menyalurkan dana CSR-nya untuk membantu KONI melakukan persiapan Pra-PORA 2021.

Hal ini disampaikan Suprianto, usai mendengarkan audiensi Ketua KONI Aceh Tamiang Muhammad Ikhsan bersama sejumlah pengurus Pengcab, Rabu (25/11/2020).

Dalam pertemuan itu, Ikhsan menyampaikan kalau anggaran yang diplot untuk KONI Aceh Tamiang menyusut drastis, dari usulan yang mereka sampaikan sebesar Rp 1,2 miliar.

Kalkulasi yang mereka sampaikan ke pemda itu disebutnya, untuk memenuhi kebutuhan atlet selama mengikuti Pra PORA.

“Tahun depan kita ada even Pra PORA. Ini even wajib, jangan sampai kita tidak berpartisipasi hanya karena minim anggaran,” kata Ikhsan.

Ikhsn khawati,r kondisi ini membuat kepercayaan atlet menurun.

Baca juga: Gubernur Aceh Terima DIPA dan TKDD 2021 dari Presiden Jokowi Secara Virtual, Ini Besaran APBN 2021

Sehingga, tidak bisa mencapai hasil maksimal pada kejuaraan nanti.

“Yang paling kita takutkan atlet potensial kita menyeberang ke kabupaten lain. Ini pernah terjadi, jangan terulang lagi,” ucapnya.

Ketakutan ini dimaklumi Suprianto, karena bidang olahraga disebutnya salah satu cara meningkatkan kualitas pemuda dan mengharumkan nama daerah.

Dia pun sangat setuju, bila anggaran untuk KONI ditambah, mengingat organisa ini merupakan induk seluruh cabang olahraga.

"Memang wajib kita tambah anggarannya agar KONI Aceh Tamiang bisa membina atlet secara baik, maka daerah harus  menambah anggarannya di APBK dengan memperhatikan kemampuan daerah dan sesuai peraturan yang berlaku," kata Suprianto.

Dia pun sepakat, kalau besaran anggaran di KONI tidak hanya untuk pembinaan, tapi juga memerhatikan mantan atlet berprestasi.

“Jangan hanya perhatian kita berikan ketika dia masih berprestasi, tapi ketika pensiun juga harus diperhatikan. Mereka telah mengharumkan nama daerah kita di tingkat propinsi maupun nasional,” jelasnya.

Baca juga: Ismadinur Terpilih Sebagai Ketua Karang Taruna Makmur, Ini Pesan Camat & Ketua Karang Taruna Bireuen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved