Jumat, 24 April 2026

Arkeolog Temukan 10 Bengkel Pengolahan Batu Giok Berusia 5.000 Tahun, Asal Mula Peradaban di China

Ke-10 bengkel pengolahan batu giok ini ditemukan dalam penggalian di reruntuhan Huangshan di Nanyang, sebuah kota di Provinsi Henan, China tengah.

Editor: Zaenal
Xinhua/Institut Warisan Budaya dan Arkeologi Provinsi Henan
Foto yang diabadikan pada Agustus 2020 ini menunjukkan sebuah bengkel pengolahan batu giok dari periode Budaya Yangshao yang digali di Nanyang, Henan, China tengah. 

SERAMBINEWS.COM, ZHENGZHOU - Sebanyak 10 bengkel pengolahan batu giok yang berusia sekitar 5.000 tahun digali di China.

Penemuan ini memberikan bahan-bahan penelitian penting untuk mempelajari asal mula peradaban China.

Ke-10 bengkel pengolahan batu giok ini ditemukan dalam penggalian di reruntuhan Huangshan di Nanyang, sebuah kota di Provinsi Henan, China tengah.

Skala dari 10 tempat pengolahan tersebut, dapat digolongkan sebagai sebuah basis pemrosesan batu giok yang besar, tutur para arkeolog China.

Proyek penggalian bengkel batu giok kuno ini dipimpin oleh Ma Juncai, di bawah Institut Warisan Budaya dan Arkeologi Provinsi Henan.

“Penemuan itu melengkapi informasi tentang sisa-sisa bengkel pengolahan batu giok zaman Neolitikum di dataran tengah dan bentangan tengah Sungai Yangtze,” kata Ma Juncai, seperti Serambinews.com kutip dari Xinhua via Antara.

Ia menambahkan, temuan ini memberikan bahan-bahan penting untuk mempelajari peradaban China pada masa-masa vital sekitar 5.000 tahun silam di daerah kunci pertukaran budaya dan benturan antara utara dan selatan.

Tiga bengkel pengolahan yang terjaga baik itu ditelusuri berasal dari periode Kebudayaan Yangshao.

Dua di antaranya masing-masing mencakup area seluas lebih dari 120 meter persegi dengan struktur yang besar dan rumit.

Bahan batu giok, komoditas giok setengah jadi dan jadi, serta alat pengolahan giok yang digali di lokasi itu menunjukkan langkah-langkah pemrosesan giok dan memberikan dasar yang penting untuk mempelajari struktur sosial dan kegiatan ekonomi pada masa itu, papar Ma.

Baca juga: Pustaka SMA 3 Timang Gajah Koleksi Buku Sepiring Mie Aceh Secangkir Kopi Gayo Bertalam Giok Nagan

Baca juga: Pemkab Kembali Usul Rp 35 Miliar untuk Masjid Giok  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved