Sabtu, 16 Mei 2026

Lifestyle

Ini Sejarah dan Tradisi Khas Peringati Hari Thanksgiving di Amerika, Sudah Ada Sejak 1600-an

Tradisi modern Thanksgiving sebagian besar terkonsentrasi pada memasak makanan yang melimpah dan merayakan hari dengan keluarga dan teman.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Pixabay.com/
Peringatan hari Thanksgiving 

Tradisi modern Thanksgiving sebagian besar terkonsentrasi pada memasak makanan yang melimpah dan merayakan hari dengan keluarga dan teman.

SERAMBINEWS.COM - Setiap tahun, Kamis keempat bulan November dirayakan sebagai hari Thanksgiving atau hari pengucapan syukur.

Pada tahun ini, hari Thanksgiving jatuh pada tanggal 26 November.

Hari itu ditandai dengan hari libur nasional di Amerika Serikat dan juga dirayakan di beberapa bagian India, khususnya di Goa.

Namun, di Kanada, hari itu diamati pada Senin kedua bulan Oktober.

Apa itu Thanksgiving dan mengapa banyak warga AS merayakannya? Berikut telah Serambinews.com rangkum dari berbagai sumber:

Hari Thanksgiving memiliki arti penting di berbagai negara. Hari Thanskgiving pertama kali ditetapkan oleh Presiden pertama AS, George Washington pada 26 November 1789.

Namun, kemudian Abraham Lincoln menetapkan Kamis keempat November sebagai Hari Thanksgiving Nasional.

Baca juga: Ini Tujuh Tips Aman Bertransaksi Keuangan Secara Online

  • Berawal sejak 1600-an
Peringatan hari thanksgiving
Peringatan hari thanksgiving (Boldsky.com)

Mengutip dari Boldsky, sejarah Hari Thanksgiving Pada September 1620, sebuah kapal bernama Mayflower meninggalkan Inggris bersama 102 orang religius yang mencari rumah baru untuk mempraktikkan keyakinan mereka dengan bebas.

Setelah dua bulan, para peziarah mencapai Massachusetts.

Sementara beberapa orang tinggal di kapal, yang lain mulai bekerja untuk mendirikan desa.

Namun, selama musim dingin pertama, mereka menderita penyakit menular dan penyakit kudis karena suhu rendah yang berlebihan dan kekurangan makanan.

Kemudian, pada bulan Maret, mereka semua pindah ke darat (New England) untuk hidup dan melihat musim semi.

Tak lama kemudian, para peziarah bertemu dengan seorang penduduk asli Amerika bernama Squanto yang mengajari para peziarah cara membudidayakan jagung, menangkap ikan, mengambil maple dari pohon, dan menghindari tanaman beracun.

Baca juga: Cara Mudah Keluarkan Duri dari Kulit, Ikuti Tips Ini Agar Tidak Sakit

Ia juga membantu mereka menjalin persahabatan dengan suku setempat.

  • Perayaan hasil panen

Pada November 1621, panen jagung pertama oleh para peziarah berhasil dilakukan yang membuat William Bradford, Gubernur pada saat itu, mengadakan pesta pesta yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Belakangan, perayaan syukur menjadi praktik umum di antara permukiman New England.

  • Menjadi hari libur nasional

Pada tahun 1789, George Washinton memproklamasikan Hari Thanksgiving pertama pada tanggal 26 November yang kemudian diubah menjadi setiap Kamis keempat bulan November oleh Abraham Lincoln yang juga mendeklarasikan hari tersebut sebagai Hari Libur Nasional pada tahun 1863 atas permintaan terus menerus dari seorang penulis produktif Sarah Josepha Hale.

Tradisi modern Thanksgiving sebagian besar terkonsentrasi pada memasak makanan yang melimpah dan merayakan hari dengan keluarga dan teman.

Pada hari ini, masyarakat mengucap syukur atas berkah panen yang baik di tahun tertentu dan juga untuk tahun sebelumnya dan makan kalkun panggang sebagai santapan.

Baca juga: Tips Menyimpan Sayuran Agar Tetap Segar Selama Berbulan-bulan, Simpan dalam Suhu Ideal

90 persen orang Amerika makan kalkun karena mereka percaya bahwa burung itu cukup besar untuk memberi makan seluruh keluarga.

Namun, makanan tradisional lainnya juga disertakan seperti kentang kepingan salju, pai labu, pai apel, sup tiram, permen, anggur dan lain-lain.

  • Refleksi hal-hal positif

Mengutip Kompas.com, banyak orang-orang merayakan dan memanfaatkan Thanksgiving sebagai hari untuk merefleksikan hal-hal positif dalam kehidupan sembari bercengkerama dengan sanak saudara.

Hampir semua orang mendapatkan jatah libur dari institusi pendidikan dan pekerjaan.

Thanksgiving juga merupakan tanda dari dimulainya musim libur Hari Raya Natal.

Baca juga: Tips Sehat, Mencegah Serangan Jantung: Berhenti Merokok, Olahraga, hingga Jaga Kadar Kolesterol

  • Thanksgiving sebagai hari “lebaran”

Semakin berkembangnya AS dan banyak anggota keluarga yang tinggal berjauhan, perayaan Thanksgiving menjadi waktu yang dimanfaatkan untuk berkumpul.

Perayaan pun telah berpindah jauh dari akar keagamaan yang memungkinkan para imigran dari berbagai latar belakang untuk berpartisipasi dalam tradisi tersebut. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita menarik lainnya

Baca juga: 57 Tahun Jadi Guru TK, Nenek Chamimah Akhirnya Dapat Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun

Baca juga: VIRAL Pria Gelisah Tunggu Istri Melahirkan Anak Pertama, Mondar-mandir hingga Ditenangin Petugas RS

Baca juga: Viral Buah Anggur Premium Langka Seharga Jutaan Rupiah, Ukurannya Lebih Besar dari Telur Ayam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved