Minggu, 12 April 2026

Berita Bireuen

Kakek Meninggal Tergantung, Alami Sakit Lambung Hingga Takut Keluar Rumah

Badan Hanapiah terlihat sangat kurus karena menderita sakit lambung. Korban jarang keluar rumah dan merasa takut ketika melihat orang.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Polres Bireuen
Seorang kakek bernama Hanapiah (77) warga Desa Pandak, Makmur Bireuen ditemukan meninggal tergantung di rumahnya, Kamis (26/11/2020). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kakek bernama Hanapiah (77) warga Desa Pandak, Makmur Bireuen yang ditemukan oleh istrinya tergantung dengan kain di pintu kamar hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan dan diduga bunuh mungkin karena sudah lama sakit dan mengalami depresi.

Kesimpulan sementara tersebut disampaikan Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Dimmas Adhit Putranto SIK yang didampingi Kapolsek Makmur, Ipda Azharuddin menyangkut kasus seorang warga yang ditemukan meninggal tergantung di rumahnya.

Kapolsek Makmur yang didampingi Kanit Identifikasi, Aipda Asrul Aswan mengatakan, hasil visum yang dilakukan tim medis Puskesmas Makmur tidak  ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

“Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Makmur.

Selain itu, tubuhnya sudah sangat kurus karena menderita sakit lambung, korban jarang keluar rumah dan merasa takut ketika melihat orang.

“Keterangan saksi utama yaitu istrinya, suaminya sudah lama menderita sakit lambung,  jarang keluar rumah serta merasa ketakutan ketika melihat orang,” ujar Kapolsek Makmur.

Baca juga: Seorang Nenek Terkejut Lihat Suaminya Meninggal Tergantung di Pintu Kamar

Baca juga: VIDEO Menegangkan, Detik-Detik Truk tak Sanggup Naik Tanjakan Hingga Meluncur Mundur

Baca juga: Rem Blong, Truk Hilang Kendali dan Tabrak Tiang Listrik hingga Tumbang, Listrik Padam di Madat

Kemudian simpul kain yang diikat pada lehernya sepertinya dibuat sendiri, kemudian disangkutkan pada leher dan ditarik ke bawah sehingga lehernya terjerat.

“Sepertinya kain sengaja dibuat pada bagian ujung untuk menjerat lehernya sudah disiapkan dan berbentuk jeratan, ketika ditarik akan terjerat,” ujar Kanit Identifikasi, Aipda
Asrul Aswan.

Selain itu, kondisi tubuh korban sangat kurus, kulit sepertinya hanya membungkus tulang saja.

Istri korban menjelaskan kondisi suaminya yang sudah lama menderita sakit, sepertinya suaminya mengalami depresi, penyakitnya sudah lama tidak pernah sembuh-sembuh walaupun berbagai cara telah dilakukan.

Tim penyidik setelah mendapatkan berbagai keterangan, melihat hasil visum yang dikeluarkan Puskesmas Makmur serta kondisi tubuh korban disimpulkan, kemungkinan besar korban bunuh diri.

“Kesimpulan sementara korban diduga mengalami depresi, sudah lama sakit tidak sembuh-sembuh mungkin  mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri,” ujar Kapolsek Makmur, Ipda Azharuddin.

Setelah divisum, jenazah korban dibawa pulang ke Desa Pandak untuk dikebumikan.(*)

Baca juga: Reza Gladys Dokter Kecantikan yang Kaya Raya di Usia Muda, Sempat Viral di TikTok

Baca juga: Sandiaga Uno Isi Pelatihan Kepemimpinan GenBI Aceh

Baca juga: VIDEO Kepergian Maradona Menyisakan Tangis Penggemar Fanatik yang Turun ke Jalan di Buenos Aires

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved