Minggu, 12 April 2026

Berita Internasional

Olimpiade Tokyo Ditunda, Kerugian Diprediksi Mencapai Rp 26,73 Triliun

Biaya tambahan akibat penundaan mencakup gaji staf serta anggaran pengenalan sistem baru untuk pengembalian tiket.

AFP/Philip FONG
Seorang calon penumpang yang memakai masker berdiri dekat poster maskot Olimpiade Tokyo 2020 di Miraitowa, Tokyo, Jepang, Senin (20/4/2020). 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Kerugian yang diderita akibat tertundanya Olimpiade Tokyo di saat pandemi COVID-19 diprediksi mencapai 200 miliar yen (sekitar Rp 26,73 triliun), kata Komite Olimpiade Internasional dan Pemerintah Jepang sebagaimana dikutip dari koran di Jepang, Yomiuri, Minggu.

Komite Olimpiade Internasional dan Pemerintah Jepang terpaksa menunda penyelenggaraan pesta olahraga terbesar dunia itu sampai satu tahun akibat COVID-19.

Olimpiade Tokyo 2020 seharusnya digelar pada Juli, tetapi karena ada pandemi, acara itu dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret 2021.

Perkiraan biaya penyelenggaran olimpiade sebelum ditunda akibat COVID-19 mencapai 1,35 triliun yen (sekitar Rp 182,9 triliun), demikian isi berita Yomiuri.

Baca juga: Tiga Guru MAN Model Banda Aceh Raih Medali Emas Olimpiade Nasional, Ini Penjelasan Kepsek

Baca juga: Tampil di Olimpiade Tokyo, Target Mohammad Ahsan yang Ingin Diwujudkan

Baca juga: IOC: Olimpiade Tokyo 2020 akan Dibatalkan Jika Virus Corona tidak Terkontrol

Komite penyelenggara olimpiade akan menetapkan besaran kerugian akibat penundaan itu pada Desember 2020 tepatnya setelah komite, Pemerintah Kota Tokyo, dan Pemerintah Jepang bertemu dan berdiskusi, terang isi berita dari Yomiuri.

Juru bicara penyelenggara olimpiade, saat dihubungi via pesan singkat, mengatakan komite masih menghitung biaya tambahan yang timbul akibat penundaan tersebut.

Biaya tambahan akibat penundaan mencakup gaji staf serta anggaran pengenalan sistem baru untuk pengembalian tiket.

Baca juga: Dulu Gara-gara Perang Dunia, Kini Olimpiade 2020 Tokyo Ditunda Karena Virus Corona

Baca juga: Daftar Peringkat Sementara Pebulu Tangkis Ganda pada Race to Tokyo 2020

Baca juga: Bagaimana Cara Tokyo Mampu Mengatasi Banjir? Ternyata Ini Jawabannya

Namun, biaya tambahan itu tidak mencakup anggaran untuk mencegah penyebaran COVID-19, terang Yomiuri.

Menurut berita di Yomiuri, penyelenggara awalnya memperkirakan kerugian akibat penundaan itu hampir mencapai 300 miliar yen (sekitar Rp 40,54 triliun). Namun, nilai itu dapat dikurangi dengan menyederhanakan sejumlah acara.(reuters/antara)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved